Kerangka Kendaraan Otonom

Usulan soal pedal rem ini merupakan pembaruan kelima terhadap Standar Keselamatan Kendaraan Bermotor Federal (FMVSS) di bawah Kerangka Kendaraan Otonom (AV Framework) yang digagas Menteri Perhubungan AS Sean Duffy.

Sebelumnya, NHTSA juga mengusulkan pembaruan standar lain, mulai dari perpindahan transmisi, sistem wiper dan defroster kaca depan, hingga plakat ban.

Selama ini, mobil otonom tanpa kendali manusia harus mengajukan petisi pengecualian dengan batas hingga 2.500 kendaraan per produsen per tahun.

NHTSA bertahun-tahun meninjau sejumlah petisi tanpa mengambil tindakan, sebelum tahun lalu menyatakan akan menyederhanakan prosesnya.

Pada Maret, NHTSA meminta masukan publik soal rencana unit otonom milik Amazon, Zoox, untuk menggelar hingga 2.500 robotaxi tanpa setir.

Sementara itu, GM mengajukan petisi serupa pada 2018 untuk 2.500 mobil tanpa setir atau pedal rem, lalu menariknya pada 2020.

Produsen asal Detroit itu kembali mengajukan pada 2022, tetapi menariknya lagi pada Oktober 2024.

NHTSA pada Kamis juga menarik usulan era pemerintahan Biden untuk mengadopsi kerangka nasional sukarela bagi evaluasi dan pengawasan mobil otonom.

Produsen mobil sebelumnya menilai persyaratannya terlalu ketat, sementara sebagian pegiat keselamatan menilai kerangka itu tidak memberi NHTSA pengawasan yang cukup.

Karena masih berupa usulan, aturan baru ini belum berlaku dan harus melewati proses lanjutan sebelum bisa difinalkan. NHTSA membuka masa masukan publik hingga 27 Juli 2026.

Morrison menyebut di bawah AV Framework, NHTSA merobohkan hambatan-hambatan tak berguna bagi desain inovatif sambil memperkuat persyaratan keselamatan mendasar.

>>> Jokowi Blusukan Politik Lagi Demi PSI, Feri Amsari: Sah, Cuma Gak Tahu Diri Aja

Pendekatan itu, katanya, pada akhirnya akan mengurangi kecelakaan di jalan, mencegah korban jiwa, dan meningkatkan mobilitas.