>>> Analis: Harga Game Akan Naik Usai GTA 6, Tapi Hanya Game Terpopuler yang Bertahan

Ia mengutip pesan Al-Qur'an bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal.

"Ta'aruf bukan sekadar saling berkenalan, tetapi jalan untuk saling memahami dengan cara yang makruf dan menjaga kehormatan masing-masing," ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat mendukung Gerakan Sadar Pencatatan Nikah sehingga semakin banyak generasi muda memilih menikah secara sah, tercatat, dan bertanggung jawab.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi menilai tingginya minat peserta menunjukkan besarnya kebutuhan generasi muda terhadap ruang ta'aruf yang terpercaya dan mendapat pendampingan.

"Hingga sebelum kegiatan dimulai, sebanyak 354 peserta telah mendaftar dan jumlahnya terus bertambah melalui pendaftaran langsung di lokasi.

Antusiasme peserta sangat luar biasa," kata Zayadi.

Menurut dia, kondisi ini menjadi sinyal bahwa masyarakat membutuhkan wadah yang mampu mempertemukan calon pasangan secara baik dan terarah.

"Tugas kita bukan hanya memberikan edukasi, tetapi juga memfasilitasi agar ikhtiar menuju pernikahan berlangsung secara terarah," ujarnya.

Zayadi menambahkan, konsep Ta'aruf Golek Garwo dirancang secara sistematis melalui tahapan perkenalan, pendalaman, hingga muhasabah.

>>> FIFA Tetapkan Aturan Perpanjangan Waktu untuk Fase Gugur Piala Dunia 2026

Seluruh proses itu bertujuan memberi kesempatan kepada peserta untuk saling mengenal tanpa mengesampingkan nilai kesopanan, tanggung jawab, serta kesiapan membangun rumah tangga.