Putin Janji Jaga Keamanan Rusia di Tengah Serangan Balasan Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin memastikan keamanan negaranya tetap terjaga di tengah meningkatnya serangan balasan Ukraina ke sejumlah wilayah Rusia.
Pernyataan itu disampaikan Putin saat menghadiri kongres partai berkuasa, United Russia, pada Minggu (28/6).
>>> Tanjung Verde Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Nyanyian 1 Persen Viral
Ia mengakui negaranya tengah menghadapi berbagai persoalan keamanan, tetapi menegaskan pemerintah mampu mengatasinya.
"Ya, kami melihat berbagai persoalan, kami menyadarinya dan sedang meresponsnya.
Namun, kami tentu akan memastikan keamanan negara dan warga kami, serta menjaga keutuhan perbatasan Rusia," kata Putin mengutip AFP.
Putin juga menegaskan Rusia akan mampu melewati berbagai tantangan yang muncul di tengah konflik dengan Ukraina.
"Kami tanpa ragu akan mengatasi seluruh tantangan yang kami hadapi saat ini, termasuk serangan teroris terhadap wilayah dan fasilitas infrastruktur kami," ujarnya.
Pernyataan Putin muncul ketika Ukraina meningkatkan serangan terhadap sasaran-sasaran di dalam wilayah Rusia sebagai respons atas invasi Moskow yang telah berlangsung sejak 2022.
>>> Tekan Impor BBM, Bahlil Ungkap Butuh 4 Juta KL Etanol buat Program E20
Ukraina bahkan melancarkan serangan terhadap dua kilang minyak di Rusia yang cukup besar.
Dalam beberapa bulan terakhir, Kyiv semakin intens melancarkan serangan menggunakan pesawat nirawak jarak jauh dan operasi terhadap fasilitas militer maupun infrastruktur strategis Rusia.
Serangan tersebut disebut sebagai upaya melemahkan kemampuan logistik dan militer Moskow, sekaligus memberikan tekanan di dalam negeri Rusia.
Sementara itu, Rusia juga terus menggempur berbagai kota di Ukraina melalui serangan rudal dan drone.
Pertempuran di garis depan masih berlangsung sengit, sementara kedua belah pihak saling meningkatkan intensitas operasi militer tanpa menunjukkan tanda-tanda konflik akan segera berakhir.
>>> Bezzecchi Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Kecelakaan di MotoGP Belanda
Di tengah eskalasi tersebut, Kremlin berulang kali menegaskan akan memperkuat langkah-langkah pengamanan di wilayah Rusia, terutama setelah sejumlah serangan yang menyasar fasilitas infrastruktur dan kawasan perbatasan.
Update Terbaru
Petani Tebu, Singkong, dan Jagung Dapat Pasar Baru Lewat Program E20
Senin / 29-06-2026, 00:49 WIB
Roy Suryo Pastikan Hadir di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi, Minta Polisi Hadir
Senin / 29-06-2026, 00:49 WIB
BI Luncurkan 45 Koleksi Fashion UMKM Jabar untuk Perkuat Daya Saing Industri Kreatif
Senin / 29-06-2026, 00:49 WIB
PDIP: PSI dan Jokowi Terjebak Budaya Raja-rajaan Lewat Injak Kepala Kerbau
Senin / 29-06-2026, 00:49 WIB
Cara Download Free Fire Advance Server Beta: Fitur Baru OB54
Senin / 29-06-2026, 00:49 WIB
Mobil Listrik vs BBM: Kelebihan dan Kekurangan Berdasarkan Data 2026
Senin / 29-06-2026, 00:48 WIB
Cara Mencairkan Bantuan PPSE Rp5 Juta dan Status PKH BPNT 2026
Senin / 29-06-2026, 00:48 WIB
Rapper Twista Hadapi 5 Tahun Penjara Gagal Bayar Pajak
Senin / 29-06-2026, 00:37 WIB
Harry Styles Pingsan di Panggung karena Tersedak, Bukan karena Gelombang Panas
Senin / 29-06-2026, 00:37 WIB
Harapan Bos Persija Usai Rekrut Victor Dethan
Senin / 29-06-2026, 00:37 WIB
Borneo FC Buru Empat Pemain Asing Baru, Termasuk Winger Brasil dan Gelandang Argentina
Senin / 29-06-2026, 00:37 WIB
Viral 'Batman' di Meksiko Buru Pencuri Motor, Pelaku Diikat di Tiang
Senin / 29-06-2026, 00:37 WIB
Kunci Timnas Voli Indonesia Rebut Juara AVC Men's Cup 2026
Senin / 29-06-2026, 00:36 WIB
Penjualan Tiket KA Daop 2 Bandung Naik 7,4 Persen saat Libur Sekolah
Senin / 29-06-2026, 00:36 WIB






