Jakarta, CNN Indonesia -- Sosok misterius yang dijuluki Batman of Lagos de Moreno viral di media sosial.

Ia disebut memburu pencuri sepeda motor pada malam hari di Kota Lagos de Moreno, negara bagian Jalisco, Meksiko.

>>> Kunci Timnas Voli Indonesia Rebut Juara AVC Men's Cup 2026

Dalam video yang beredar, sosok bertopeng itu diduga menangkap pencuri sepeda motor. Mereka kemudian diikat ke tiang, dan kata 'ratero' (pencuri dalam bahasa Spanyol) ditulis di dahi mereka.

Sepeda motor yang diduga hasil curian ditinggalkan di lokasi.

Meski sebagian warganet memuji aksi tersebut sebagai perlawanan terhadap maraknya pencurian kendaraan bermotor, pemerintah Meksiko justru membuka penyelidikan.

Dugaan aksi main hakim sendiri menjadi sorotan.

Penyelidikan Kejaksaan

Kejaksaan Negara Bagian Jalisco mengonfirmasi telah membuka penyelidikan terhadap serangkaian kasus yang dikaitkan dengan sosok 'Batman of Lagos de Moreno'.

Jaksa Negara Bagian Jalisco, Salvador González de los Santos, mengatakan beberapa orang ditemukan dalam kondisi terikat. Mereka juga disertai pesan peringatan agar tidak lagi mencuri sepeda motor.

"Ya, memang ada beberapa kejadian di mana sejumlah orang muda diikat dengan tulisan bahwa itulah yang akan terjadi jika mereka terus mencuri sepeda motor," kata González de los Santos, seperti diberitakan media lokal.

>>> Penjualan Tiket KA Daop 2 Bandung Naik 7,4 Persen saat Libur Sekolah

Menurut pihak kejaksaan, terlepas dari tuduhan pencurian, orang-orang yang ditemukan terikat tetap diperlakukan sebagai korban selama proses penyelidikan.

Mereka kemudian dilepaskan dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan akibat luka yang diderita.

Laporan media setempat menyebut sedikitnya lima orang ditemukan dalam kondisi serupa dalam kurun sekitar 10 hari selama Juni 2026.

Mereka ditemukan terikat pada tiang atau fasilitas umum, sebagian dengan mulut dilakban, wajah dicoret, dan pesan yang menuduh mereka sebagai pencuri sepeda motor.

Di beberapa lokasi, sepeda motor yang diduga hasil curian juga ditemukan di dekat mereka.

Fenomena ini memicu perdebatan di Meksiko. Sebagian masyarakat menilai aksi itu muncul akibat frustrasi terhadap tingginya kriminalitas.

>>> Nintendo Rilis Pembaruan Kompatibilitas Mundur Switch 2 Juni 2026

Sementara aparat menegaskan penegakan hukum tetap menjadi kewenangan negara dan tindakan main hakim sendiri berpotensi melanggar hukum.