Grigory Nekhoroshev, editor surat kabar Rusia yang pertama kali mengungkap hubungan Presiden Vladimir Putin dengan pesenam Olimpiade Alina Kabaeva, ditemukan tewas di Riga, Latvia.

Pria berusia 69 tahun itu meninggal setelah memakan jamur yang ia kumpulkan dari halaman rumahnya. Meskipun ia dikenal sebagai penggemar jamur, jamur yang ia konsumsi ternyata beracun.

in1

>>> Ledakan di Fasilitas LNG Qatar, 54 Luka dan 18 Hilang

Nekhoroshev tinggal di Riga sebagai pengungsi politik selama 11 tahun. Teman-temannya mengatakan ia sering merasa gugup karena khawatir akan serangan dari pembunuh bayaran Putin.

Laporan yang Mengguncang

Pada April 2008, surat kabar Moskovsky Korrespondent yang dipimpin Nekhoroshev melaporkan bahwa Putin berencana menceraikan istrinya, Lyudmila Putina, dan menikahi Kabaeva.

Laporan itu kemudian terbukti benar, meskipun Putin dan Kabaeva awalnya membantahnya. Kini diketahui bahwa hubungan mereka berlanjut hingga hari ini dan mereka memiliki dua anak.

>>> Bahlil Desak PLN Segera Atasi Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Setelah laporan itu terbit, pemilik surat kabar, Alexander Lebedev, terpaksa menutup Moskovsky Korrespondent. Nekhoroshev diinterogasi oleh dinas intelijen dan sempat meninggalkan Rusia sebelum akhirnya kembali.

Putin menanggapi laporan tersebut dengan mengatakan bahwa ia muak dengan mereka yang 'dengan hidung belang dan fantasi erotis mengintip kehidupan orang lain'.

Kematian Nekhoroshev sedang diselidiki. Meskipun belum ada bukti kuat adanya tindak kriminal, banyak musuh Putin yang tewas dalam keadaan mencurigakan.

>>> Mesir Kalahkan Selandia Baru 3-1, Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia

Beberapa kasus terkenal termasuk jurnalis investigasi Anna Politkovskaya yang ditembak mati pada 2006, mantan agen FSB Alexander Litvinenko yang diracun di London, dan politisi oposisi Alexei Navalny yang diracun di penjara pada 2024.