Polisi San Diego menghentikan seorang pengemudi di dekat Pusat Islam San Diego pada Kamis (18/6) setelah menemukan bendera Nazi dan sebuah wadah mencurigakan di dalam kendaraannya.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 11.45 waktu setempat, saat petugas yang berjaga di pusat keagamaan di Eckstrom Avenue melihat sebuah sedan gelap dan isinya.

in1

>>> Polisi San Diego Tujuh Kali Lebih Sering Gunakan Kekerasan terhadap Warga Kulit Hitam

Letnan Cesar Jimenez mengatakan petugas menghubungi pusat kendali dan unit patroli lain di sekitar lokasi.

Kendaraan itu ditemukan di blok 4300 Derrick Drive, sekitar satu mil di barat laut masjid. Pengemudi dihentikan dan diperiksa.

Tim penjinak bom dipanggil untuk memeriksa wadah tak dikenal dan benda berbahaya lain di dalam mobil.

Proses pemeriksaan berlangsung hingga sore hari, dengan robot khusus bahan peledak disiagakan.

Polisi juga memberi tahu Satuan Tugas Gabungan Anti-Terorisme FBI tentang insiden ini.

>>> Red Magic Gaming Tablet 5 Pro Dikonfirmasi Punya Dual USB-C dan Baterai 8300mAh

Jimenez menegaskan tidak ada ancaman aktif terhadap Pusat Islam San Diego saat ini, dan penyelidikan masih berlangsung.

Otoritas mengevakuasi beberapa bisnis di sekitar dan meminta warga di kompleks apartemen terdekat untuk tetap di dalam rumah.

Tindakan pencegahan itu kemudian dicabut, namun jalan-jalan di sekitar tetap ditutup selama beberapa jam.

Kejadian ini terjadi sebulan setelah serangan bermotif kebencian di masjid terbesar di kota itu pada 18 Mei, yang menewaskan tiga orang.

Korban termasuk seorang petugas keamanan yang memberi peringatan kepada jamaah, serta dua anggota jemaah lainnya.

>>> Blok Plastik Daur Ulang Bisa Rakit Rumah Kecil dalam Lima Hari

Dua tersangka, berusia 18 dan 17 tahun, melarikan diri dan kemudian menembak diri mereka sendiri. Keduanya tewas.