Blok Plastik Daur Ulang Bisa Rakit Rumah Kecil dalam Lima Hari
Rumah yang terbuat dari plastik bekas mungkin terdengar rapuh. Namun, sistem konstruksi yang mulai populer pada 2026 ini justru menawarkan solusi cepat dan kokoh.
Blok plastik daur ulang buatan Conceptos Plásticos, perusahaan asal Kolombia, dirancang saling mengunci seperti puzzle.
>>> Indonesia Diproyeksikan Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Super Kaya Tercepat
Material ini berasal dari sampah plastik pasca-konsumen dan pasca-industri yang dikumpulkan, disortir, dibersihkan, dicacah, dilelehkan, lalu ditekan menjadi balok.
Menurut Conceptos Plásticos, produk mereka sudah digunakan di berbagai negara Amerika Latin dan Afrika. Sistem ini mencakup blok konstruksi, paving, ubin, dan komponen infrastruktur lainnya.
Kecepatan dan Efisiensi
Keunggulan utama sistem ini adalah kecepatan. ArchDaily melaporkan bahwa rumah dua lantai dapat dibangun dalam lima hari.
Sebuah rumah seluas 431 kaki persegi dengan dua kamar tidur dirakit oleh empat orang dalam waktu tersebut.
Konstruksi modular membuat biaya lebih terprediksi karena komponen diproduksi dalam kondisi terkontrol. Hal ini mengurangi pemborosan, keterlambatan, dan kesalahan di lapangan.
Santiago Carpintero, seorang tukang batu, mengatakan bahwa meskipun penghasilannya lumayan, banyak orang lebih memilih kerja kantoran. Sistem modular tidak menghilangkan tenaga terampil, tetapi mengubah alokasi waktu mereka.
Dampak Lingkungan
Masalah plastik global sangat besar.
OECD memperkirakan dunia menghasilkan sekitar 389 juta ton sampah plastik pada 2019, dan hanya 9% yang didaur ulang.
Setiap penggunaan kredibel plastik daur ulang layak diperhatikan.
Sektor konstruksi juga memiliki masalah limbah.
>>> Strava hingga Kling AI Resmi Jadi Pemungut PPN, Pajak Digital Capai Rp52,85 Triliun
EPA AS memperkirakan 600 juta ton puing konstruksi dan pembongkaran dihasilkan pada 2018, lebih dari dua kali lipat sampah kota.
Update Terbaru
7 Game Penghasil Uang Terpercaya 2026, Saldo DANA Gratis Bisa Cair
Minggu / 28-06-2026, 00:29 WIB
Cara Aktifkan Kembali NIK Bansos PKH dan BPNT yang Terblokir di 2026
Minggu / 28-06-2026, 00:28 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8: Inovasi Baru dengan Harga Lebih Terjangkau
Minggu / 28-06-2026, 00:22 WIB
Pencurian Taksi di Santee Berakhir dengan Penangkapan di Mission Valley
Minggu / 28-06-2026, 00:21 WIB
Pengemudi Divonis 3 Tahun Penjara karena Tabrak Lari Tewaskan Bocah, Picu Bentrok Politik
Minggu / 28-06-2026, 00:21 WIB
BEI: 8 Calon Emiten Siap IPO, Mayoritas Beraset Besar
Minggu / 28-06-2026, 00:14 WIB
Republik Seafood Buka Cabang di Gading Serpong, Datangkan 2 Ton Rahang Tuna dari Papua
Minggu / 28-06-2026, 00:12 WIB
CBP Disinyalir Menumpuk, Pengamat Sebut Dilema Distribusi Bulog
Minggu / 28-06-2026, 00:12 WIB
OpenAI Tunda IPO hingga 2027, Anthropic Berpeluang Salip Lebih Dulu
Minggu / 28-06-2026, 00:12 WIB
J.D. Vance Tetap Bersikukuh Pemilu 2020 Dicurangi, Bill Maher Kecewa
Minggu / 28-06-2026, 00:02 WIB
North West Tampil dengan Piercing Bibir Baru di Paris Fashion Week
Minggu / 28-06-2026, 00:02 WIB
Hasil AVC Cup: Indonesia Cetak Sejarah Lolos ke Final usai Hajar India
Minggu / 28-06-2026, 00:01 WIB
Prediksi RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Laga Penentu
Minggu / 28-06-2026, 00:01 WIB
181 Calon Mahasiswa Jalur SNBP Unhas Mundur, Tak Daftar Ulang
Minggu / 28-06-2026, 00:01 WIB






