Great Lakes bukan hanya latar belakang untuk berperahu di musim panas.

Sistem air tawar ini menyimpan sekitar 21 persen air permukaan dunia dan 84 persen air permukaan Amerika Utara, menurut Badan Perlindungan Lingkungan AS.

in1

>>> Mekanisme Pergerakan Rupiah: Permintaan dan Penawaran Jadi Kunci

Kini, pengerahan drone baru Coast Guard menempatkan ekosistem besar itu di pusat perdebatan berbeda.

Isunya bukan hanya apakah kapal tak berawak dapat membantu melindungi perbatasan AS-Kanada, tetapi apakah peningkatan keamanan yang tenang ini bisa menjadi jaringan pengumpulan data jangka panjang yang mengawasi para pengguna perahu biasa.

Drone di Danau

Coast Guard AS mulai menggunakan drone layar otonom di Great Lakes dari Mei hingga Oktober.

Mereka menggambarkannya sebagai alat untuk kesadaran maritim, data cuaca, perencanaan respons darurat, keamanan perbatasan, dan pelacakan aktivitas ilegal.

Kapal-kapal itu bertenaga angin dan surya serta dilengkapi radar, kamera, kecerdasan buatan untuk menghindari tabrakan, dan pemantauan manusia.

Bagi orang yang memancing, berlayar, atau menghabiskan akhir pekan melintasi Danau Erie atau Danau Michigan, hal ini menimbulkan pertanyaan sederhana: siapa yang mengawasi perairan, dan apa yang terjadi dengan informasi yang dikumpulkan di sana?

Apa Kata Coast Guard

Menurut penjelasan resmi Coast Guard, drone dimaksudkan untuk membantu kru melihat lebih banyak area operasi yang luas dan sulit.

Badan tersebut mengatakan sistem difokuskan pada kesadaran domain maritim, termasuk informasi tentang aktivitas kapal, situasi darurat, dan operasi ilegal.

Saildrone mengatakan program yang lebih luas melibatkan 16 kendaraan permukaan tak berawak Voyager di bawah kontrak senilai $15,5 juta yang ditandatangani pada Maret.

Perusahaan mengatakan armada itu mendukung keamanan perbatasan utara di Great Lakes dan lepas pantai Timur Laut.