PT Astra melalui program Desa Sejahtera Astra memberikan pendampingan kepada masyarakat Desa Adat Kemiren di Banyuwangi, Jawa Timur, untuk memperkuat wisata budaya Suku Osing.

Program ini telah berlangsung sejak tahun 2024 dan mencakup berbagai sektor seperti kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

in1

>>> Update Klasemen Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026: Iran Berpeluang

Potensi Desa Kemiren sebagai Museum Hidup

Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo, menyebut Desa Kemiren dipilih karena memiliki potensi besar menjadi destinasi unggulan pariwisata di Jawa Timur.

Desa tersebut dinilai sebagai museum hidup Suku Osing, penduduk asli Banyuwangi yang masih melestarikan budaya seperti Barong Ider Bumi, Tumpeng Sewu, Tari Gandrung, kuliner lokal, musik tradisional, dan arsitektur khas.

"Keunggulan budayanya terpancar dari aktivitas harian warga yang masih mempraktikkan pengetahuan lokal, menjadikannya ruang di mana sejarah dan kehidupan modern tetap menyatu secara harmonis," ujar Windy.

Dampak Ekonomi dan Kunjungan Wisatawan

Penggerak Desa Sejahtera Astra Kemiren, Moh Edy Saputro, mengungkapkan bahwa sejak pendampingan, Desa Kemiren menerima lebih dari 3.000 wisatawan setiap tahun.

Sepanjang 2025, tercatat 3.683 wisatawan dalam negeri dan 114 wisatawan mancanegara. Hingga 2026, sudah ada 3.143 wisatawan lokal dan 125 WNA.

Peningkatan kunjungan ini berdampak pada ekonomi desa.

>>> Safari ke Lampung, Jokowi Terima Gelar Adat "Baginda Pemuka Bangsa"

Saat ini terdapat 50 homestay dengan total 92 kamar, serta sekitar 40 pelaku usaha lokal di sektor kuliner, kopi, dan kerajinan tangan.

Seluruh aktivitas wisata dikelola oleh 40 anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kemiren.

Pendapatan rata-rata anggota Pokdarwis meningkat sekitar 33 persen, dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.

Secara keseluruhan, program ini telah menjangkau sekitar 300 warga yang kini aktif terlibat dalam pembangunan desa berbasis budaya.

Desa Kemiren juga meraih berbagai penghargaan, termasuk masuk Jaringan Desa Wisata Terbaik Dunia dari United Nations Tourism dan meraih Internasional The 5th ASEAN Homestay Award pada 2025.

Windy menilai keberhasilan ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan pembangunan masyarakat dapat berjalan beriringan.

>>> 14 Poin Rancangan Damai Israel-Lebanon Dirilis AS

Ke depannya, Desa Sejahtera Astra Kemiren dirancang menjadi pusat pembelajaran masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pelestarian budaya.