Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menerima gelar adat "Baginda Pemuka Bangsa" dalam prosesi adat Lampung yang berlangsung di Kedatun Keagungan, Jalan Sultan Haji, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Sabtu (27/6) pagi.

Prosesi penganugerahan gelar adat ini menjadi agenda utama hari kedua kunjungan Jokowi di Lampung.

in1

>>> 14 Poin Rancangan Damai Israel-Lebanon Dirilis AS

Prosesi pengangkatan saudara dan gelar adat Lampung tersebut melibatkan tiga persaudaraan, yaitu Penyeimbang Buwai Pemuka Way Kan, Buwai Subbing Terbanggi Balak, dan Buwai Bulan Megow Pak Tulang Bawang.

Jokowi bersama rombongan tiba di Kedatun Keagungan pukul 08.10 WIB dan disambut dengan tradisi Nemui Nyimah, yaitu penghormatan kepada tamu kehormatan menggunakan payung-payung adat berwarna kuning, merah, dan putih, serta iringan masyarakat dan tokoh adat.

Jokowi tampak mengenakan pakaian adat Lampung bernuansa kuning keemasan lengkap dengan tumpal kain tapis dan penutup kepala khas adat Lampung.

Sebelum memasuki ruangan utama, Jokowi menjalani proses penyambutan dari para tokoh adat dan panitia untuk bersiap mengikuti rangkaian awal prosesi adat.

Suasana khidmat bercampur meriah terlihat dari banyaknya masyarakat adat Lampung yang memadati lokasi prosesi.

Acara dilanjutkan di dalam ruangan utama Kedatun Keagungan yang sarat dengan dekorasi ornamen emas, payung agung, dan kain adat Lampung yang megah.

Salah satu pimpinan adat memberikan sambutan dan membacakan silsilah (titah adat) di hadapan Jokowi dan seluruh tim kehormatan, sebelum akhirnya diumumkan penganugerahan gelar adat "Baginda Pemuka Bangsa".

Jokowi lalu diantar dan dipersilahkan duduk di Kursi Adat Onaca Haji berdampingan dengan para tokoh adat sambil menginjak kepala kerbau yang telah disediakan.