Kapal pesiar Ovation of the Seas milik Royal Caribbean Group tiba di Seward, Alaska, pada 19 Juni dengan kargo tak biasa: bangkai paus sirip betina hamil sepanjang 61 kaki yang menempel di haluan.

Bangkai paus tersebut kemudian ditarik ke pantai setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh otoritas terkait.

in1

>>> Prediksi Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: Penentu Nasib ke Babak 32 Besar

National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Fisheries Alaska melaporkan bahwa paus tersebut baru saja mati dan dalam kondisi nutrisi yang baik, dengan lapisan lemak dan otot yang memadai.

Temuan awal dari nekropsi mengindikasikan paus mati akibat tubrukan dengan kapal. Mamalia laut itu mengalami trauma tumpul pada rahang, tulang belakang, dan tulang rusuk.

Tanggapan Royal Caribbean

Royal Caribbean Group mengeluarkan pernyataan setelah insiden tersebut. "Kami sedih mendengar bahwa salah satu kapal kami menabrak paus dalam perjalanan menuju Seward.

>>> Teknologi Kesehatan Bisa Bantu Hidup Sehat, Asal Tak Berlebihan

Kami menanggapi setiap dampak terhadap ekosistem laut dengan sangat serius," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Perusahaan menambahkan bahwa kapal segera melaporkan insiden itu kepada otoritas yang berwenang dan bekerja sama penuh dengan NOAA sambil menunggu hasil nekropsi.

Penegak hukum juga tengah menyelidiki kasus ini.

>>> Prediksi Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Laga Penentu Nasib

Sementara itu, bangkai paus akan ditarik ke laut lepas untuk dibiarkan tenggelam dan menjadi bagian dari siklus alam.