Presiden Prabowo Subianto menilai tantangan terbesar pembangunan Indonesia bukan hanya ekonomi atau teknologi, melainkan sikap sebagian elite yang belum mampu bekerja sama demi kepentingan bangsa.

Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah mengubah Indonesia menjadi negara maju sangat bergantung pada kemampuan para elite menyatukan visi.

in1

>>> DJI Mic Mini 2S Resmi Meluncur 2 Juli dengan Rekaman Internal 24-bit/32-bit

"Saudara-saudara, di tengah ini semua, kuncinya adalah antara lain elite yang tidak bisa kerja sama.

Jadi, saudara-saudara, bernegara, saya kira kita perlu untuk renungkan masalah bernegara," kata Prabowo, dikutip Sabtu (27/6).

Menurutnya, pembangunan nasional akan sulit berjalan optimal apabila para pemimpin lebih mengedepankan kepentingan kelompok dibanding kepentingan negara.

Prabowo kembali mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengesampingkan perbedaan politik dan bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan nasional.

>>> Diskon $100 untuk Xiaomi 17T Pro, Flagship Leica Kini $599

Ia juga mengungkapkan pengalamannya mengikuti kontestasi politik selama bertahun-tahun. Prabowo mengaku telah lima kali meminta mandat kepada rakyat, namun empat kali mengalami kekalahan.

Meski demikian, ia menegaskan tidak pernah berupaya mengganggu pemerintahan yang memperoleh mandat dari rakyat.

Menurut Prabowo, demokrasi hanya dapat menghasilkan kemajuan apabila seluruh pihak menghormati hasil pemilu dan tidak terus-menerus mempertentangkan perbedaan politik.

>>> Mahasiswa Meksiko Ubah Air Kondensasi AC Jadi Air untuk Tanaman

Ia mengingatkan bahwa Indonesia membutuhkan kolaborasi seluruh elite agar cita-cita menuju negara maju dan Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.