>>> 5,9 Juta Anak di Indonesia Jadi Perokok, Kemenkes Temukan Bocah 4 Tahun Mulai Ngudut

Hasilnya menunjukkan bahwa komposisi magma Etna sebagian besar tetap sama dari waktu ke waktu.

in1

Berdasarkan data ini, para peneliti percaya Gunung Etna terbentuk dengan cara yang mirip dengan gunung api petit-spot, yang pertama kali dideskripsikan pada tahun 2006 oleh ahli geologi di Jepang.

Gunung api bawah laut kecil ini ditemukan di daerah di mana lempeng samudra melengkung dan memeras magma.

Tidak seperti kebanyakan gunung berapi, di mana magma terbentuk sesaat sebelum letusan, gunung api petit-spot diberi makan oleh kantong magma yang sudah ada sebelumnya yang diduga berada di mantel atas.

Para peneliti mengusulkan bahwa Gunung Etna didorong oleh proses yang sama.

Sejumlah kecil magma, yang terletak sekitar 80 kilometer di bawah permukaan, naik dari mantel akibat tumbukan lempeng Afrika dan Eurasia.

Aktivitas Vulkanik Berkelanjutan

Gunung Etna telah mengaduk aktivitas vulkanik di Sisilia sejak zaman prasejarah.

Menurut Program Vulkanisme Global Smithsonian Institution, gunung ini memiliki salah satu catatan vulkanisme terdokumentasi terpanjang di dunia, sejak 1500 SM.

>>> vivo X Fold6 Resmi: Layar 120Hz, Kamera 200MP, Baterai 7000mAh

Baru-baru ini, aktivitas erupsi teramati dari 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, menghasilkan emisi abu dan aliran lava di dekat Valle del Bove, sebuah lembah di sisi timur Gunung Etna.