Dari Paguyuban Menjadi Koperasi

Inisiatif ini sempat dilaporkan ke Dinas Sosial karena dianggap penggalangan dana ilegal. Setelah audiensi, kegiatan ini justru mendapat dukungan dan dilegalkan sebagai Koperasi Jasa Kalijawi Mangayu Bagya.

Koperasi kini mengelola aset Rp1,1 miliar. Sisa dana operasional dari renovasi terus diputar dan dikelola secara profesional.

in1

Saat ini, 90% dari 278 anggota Kalijawi adalah perempuan. Mereka tersebar di 29 kelompok kecil di sepanjang Sungai Gajahwong dan Winongo.

Koperasi memiliki berbagai lisensi usaha, termasuk perdagangan eceran, real estat, arsitektur, konstruksi, dan jasa pramuwisata. Unit Simpan Pinjam juga memperkuat lini keuangan.

Melalui kemandirian ekonomi, Kalijawi melakukan advokasi ke pemerintah daerah. Capaiannya antara lain menyodorkan enam model perencanaan wilayah dan menjadi piloting proyek Rumah Deret di Notoyudan.

Unggahan tentang gerakan ini telah ditonton lebih dari 59,2 ribu kali dan mendapat sambutan positif warganet.

>>> LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

Banyak yang memuji inovasi yang lahir dari kebutuhan nyata di akar rumput.