8 WN China Dideportasi karena Kerja Ilegal di Proyek Renovasi Restoran Mal Surabaya
Delapan warga negara asing (WNA) asal China dideportasi dari Surabaya karena bekerja secara ilegal di proyek renovasi restoran dalam sebuah mal.
Mereka kini masuk daftar penangkalan dan tidak bisa kembali ke Indonesia.
>>> Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Juara Usai Hajar Skotlandia
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, mengatakan pihaknya menjatuhkan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa deportasi dan penangkalan.
Kedelapan WNA itu terbukti menjalankan kegiatan yang menyimpang dari izin tinggal yang dimiliki.
Kasus ini terbongkar pada 4 Juni 2026 saat Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian menggelar operasi pengawasan di lokasi renovasi restoran dalam mal di Surabaya.
Petugas mendapati delapan WNA sedang mengerjakan instalasi listrik, perpipaan, konstruksi, pemasangan sistem ventilasi udara, hingga pengawasan proyek secara langsung.
Hasil pemeriksaan dokumen keimigrasian dan ketenagakerjaan mengungkap tiga jenis pelanggaran berbeda.
Empat orang memegang Izin Tinggal Kunjungan indeks D2 namun mengerjakan pekerjaan teknis di lapangan.
Tiga orang lainnya memiliki Izin Tinggal Kunjungan indeks C20 tetapi bekerja di luar perusahaan penjamin yang tertera dalam izin tinggal.
Satu orang pemegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dengan jabatan Technical Manager terbukti bekerja pada perusahaan dan lokasi yang tidak sesuai dengan penjaminnya.
Agus menegaskan pihaknya tidak menutup pintu bagi tenaga kerja asing yang membawa manfaat, namun tidak akan memberi ruang bagi pelanggar aturan.
>>> Jalan Provinsi di Agam Amblas, Akses ke Bukittinggi Terputus
"Indonesia terbuka terhadap investasi dan keberadaan tenaga kerja asing yang memberikan manfaat bagi pembangunan nasional. Namun demikian, seluruh warga negara asing wajib mematuhi ketentuan keimigrasian yang berlaku," ujarnya.
Update Terbaru
Cara Cek 5 Jenis Bansos Pemerintah yang Cair Awal 2026
Kamis / 25-06-2026, 09:26 WIB
Cara Cek Penyaluran Dana Bansos BPNT 3 Kali Lipat di Rekening KKS Resmi 2026
Kamis / 25-06-2026, 09:25 WIB
Ferrari Sendiri yang Membuat SF90 XX Ini, Bukan Mansory
Kamis / 25-06-2026, 09:14 WIB
Huawei MatePad Mini Resmi di Indonesia, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Rp8,9 Juta
Kamis / 25-06-2026, 09:11 WIB
Hipertensi di Usia Muda Tingkatkan Risiko Gagal Jantung dan Ginjal
Kamis / 25-06-2026, 09:11 WIB
Shell Ciptakan Mobil Listrik Super Irit dengan Teknologi Pendingin Imersif
Kamis / 25-06-2026, 09:11 WIB
Prabowo Wanti-wanti Mentan: Ekspor Jalan Terus, Petani Jangan Rugi
Kamis / 25-06-2026, 09:07 WIB
Jasad Wanita di Parkir Bandara Juanda Ternyata ASN Pemkab Bangkalan
Kamis / 25-06-2026, 09:07 WIB
9 Cara Menghadapi Orang NPD agar Tidak Terjebak Gaslighting
Kamis / 25-06-2026, 09:07 WIB
AS Lunak, Iran Bisa Masuk Seattle H-2 Sebelum Lawan Mesir
Kamis / 25-06-2026, 09:05 WIB
Pemilik Nomor HP Lama Tak Wajib Registrasi Ulang Pakai Biometrik
Kamis / 25-06-2026, 09:05 WIB
Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026 Resmi Dimulai Hari Ini
Kamis / 25-06-2026, 09:05 WIB
Nur Terapis Spa yang Gasak ATM Pelanggan Rp1,2 M Dituntut 3 Tahun Bui
Kamis / 25-06-2026, 09:00 WIB
TikToker Dikecam karena Tari Olok-Olok Pembunuhan Remaja Austin Metcalf
Kamis / 25-06-2026, 09:00 WIB






