Angelo Pandeli, bos kartel narkoba geng Hells Angels Australia, telah dipulangkan ke negara asalnya setelah ditangkap di Bali pada awal Juni 2026.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengonfirmasi deportasi tersebut dilakukan sekitar dua minggu lalu.

in1

>>> Mesir Cetak Sejarah di Piala Dunia Usai Tekuk Selandia Baru

Penangkapan Angelo terjadi pada Sabtu, 6 Juni 2026, saat ia hendak lepas landas menggunakan jet pribadi dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Ia terbang dengan jet CAPA Jet nomor penerbangan N917CJ rute Denpasar-Maputo, Mozambik, melalui Terminal Selatan VIP.

Penangkapan berkat kerja sama Ditjen Imigrasi dengan Bareskrim Polri dan Interpol, setelah terdeteksi Hit Interpol Blue Notice dengan skor kecocokkan 100 persen.

>>> Misteri Wanita Pirang dalam Postingan Trump Terungkap

Hendarsam menuturkan bahwa Angelo langsung dideportasi setelah ditangkap karena sudah masuk blue notice.

Angelo Pandeli merupakan tokoh tindak pidana terorganisasi lintas negara yang sangat berpengaruh dan anggota penting geng motor Hells Angels di Australia.

>>> Prabowo Panggil Mendiktisaintek Brian Yuliarto ke Istana

Ia diyakini bertanggung jawab atas sejumlah besar impor komersial narkotika yang dikendalikan perbatasan ke Australia, baik di masa lalu maupun yang masih berlangsung.