Bentrok terjadi di area perkebunan kelapa sawit milik sebuah perusahaan di Kecamatan Lempuing, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Selasa (23/6) sore.

Seorang warga berinisial A (25) tewas dan dua warga lainnya, M (43) dan 2 (50), mengalami luka tembak.

in1

>>> PENAS 2026: Bulog Perkuat Komitmen Swasembada Pangan Berkelanjutan

Seorang anggota polisi juga terluka dalam insiden tersebut.

Kericuhan diduga dipicu oleh pencurian buah kelapa sawit.

Petugas keamanan gabungan Polda Sumsel dan Polres OKI mengamankan 11 unit motor dan satu mobil pikap berisi tandan buah segar (TBS) yang diduga hasil curian.

Saat pengamanan, sekitar 100 warga datang dan berusaha mengambil kembali kendaraan serta muatan sawit.

Dialog antara aparat dan warga menghasilkan kesepakatan: kendaraan dikembalikan, sementara buah sawit diserahkan ke perusahaan.

>>> Trump Ngamuk Usai Senat AS Dukung Setop Perang Iran: Pecundang!

Namun, saat petugas hendak meninggalkan lokasi, warga diduga merusak mobil petugas, sehingga terjadi kericuhan. Dalam ketegangan itu, terdengar suara letusan senjata api yang mengakibatkan dua warga luka tembak.

Diduga, sejumlah warga juga membakar kantor dan mess karyawan perusahaan. Satu orang tewas diduga tersengat listrik saat melakukan pembakaran.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumsel Kompol Putu Suryawan mengatakan, korban tewas mengalami luka bakar akibat tersengat listrik. Dua warga yang tertembak masih dalam penyelidikan.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menyatakan situasi di lokasi sudah kondusif. Fokus kepolisian saat ini adalah pelayanan masyarakat, pemulihan keamanan, dan pengungkapan fakta secara objektif.

>>> Cek Penerima PIP 2026: Panduan Lengkap Status Bantuan Pendidikan

Pengamanan diperkuat personel tambahan dari reserse, Propam, dan Brimob Polda Sumsel untuk memastikan situasi tetap aman dan mendukung penyelidikan menyeluruh.