Agros mendukung petani melalui solusi pertanian berkelanjutan, termasuk energi surya untuk menggantikan irigasi berbasis diesel.

Pendekatan ini membantu menekan biaya bahan bakar, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ketahanan petani.

in1

Xurya dan SolarKita membantu pelaku usaha dan rumah tangga mengakses listrik lebih bersih, terjangkau, dan andal.

Bagi pelaku usaha kecil, efisiensi biaya energi berdampak langsung pada margin usaha dan keberlanjutan operasional.

Dash Electric mendukung peralihan ke mobilitas listrik, terutama di ekosistem logistik dan layanan kendaraan roda dua.

Selain menurunkan emisi dan polusi udara, penggunaan kendaraan listrik juga menekan biaya operasional pengemudi dan meningkatkan prediktabilitas pendapatan.

>>> Sinopsis Colombiana: Film Aksi Zoe Saldana Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini

"Perusahaan-perusahaan ini menunjukkan bahwa transisi energi bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal adopsi dan penyelesaian masalah sehari-hari bagi masyarakat dan bisnis," jelas Gilles.

Hasil Terukur di Indonesia

Hingga akhir Desember 2025, perusahaan yang didukung SEEAA di Indonesia telah menjangkau lebih dari 38.000 penerima manfaat.

Mereka juga menghindari lebih dari 407.000 ton CO2e emisi dan mendukung lebih dari 280 lapangan kerja.

Menurut Gilles, angka tersebut menunjukkan inovasi energi bersih tidak lagi pada tahap uji coba, tetapi sudah menjangkau pengguna nyata.

Jumlah penerima manfaat menunjukkan adopsi yang lebih luas, sementara emisi yang dihindari menunjukkan kontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.

Lapangan kerja yang tercipta menegaskan transisi energi juga mendukung pembangunan ekonomi lokal.

"Angka-angka ini menunjukkan bahwa inovasi energi bersih di Indonesia tidak hanya layak secara komersial, tetapi juga telah memberikan dampak lingkungan, peluang ekonomi, serta meningkatkan akses terhadap layanan," katanya.