Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

Dukungan tersebut meliputi penyediaan venue, transportasi, dan akomodasi guna menunjang kelancaran ajang olahraga nasional itu.

in1

>>> IHSG Ambruk 3,56 Persen ke 5.883 pada Rabu Sore

Pernyataan itu disampaikan Pramono usai mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, serta Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, di Jakarta, Selasa (23/6).

"Berdasarkan pengalaman yang lalu, penyelenggaraan PON ini kalau tidak dipersiapkan secara baik maka jangan sampai kemudian apa yang menjadi arahan Bapak Presiden tidak bisa kita jalankan," kata Pramono dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6).

Pramono menegaskan Jakarta siap berperan sebagai support system tanpa mencampuri kewenangan pemerintah pusat maupun daerah penyelenggara dalam menentukan cabang olahraga dan lokasi pertandingan.

"Pelaksanaannya sepenuhnya kewenangan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Baik pertandingannya apa dan bagaimana, termasuk penetapan lokasi pertandingan apakah di NTT, di NTB, dan sebagainya, sepenuhnya kami tidak ikut campur.

Namun sebagai support system, Jakarta siap memberikan dukungan," ujarnya.

Jakarta memiliki infrastruktur olahraga yang memadai.

Saat ini terdapat 36 venue milik pemerintah pusat, sebagian besar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), serta sekitar 220 venue yang dikelola Pemprov DKI Jakarta dan tersebar di lima wilayah kota administrasi.

>>> 10 Jenis Pengobatan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

"Bahkan, ada venue swasta baru yang bisa digunakan untuk berbagai cabang olahraga seperti voli, bola basket, dan tenis.

Jadi secara prinsip Jakarta siap memberikan dukungan penuh," katanya.