Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, angkat bicara terkait maraknya praktik pungutan liar (pungli) di sejumlah destinasi wisata di provinsi tersebut, seperti sidebuk-debuk dan Danau Toba.

Ia menegaskan bahwa penanganan secara parsial tidak akan efektif. “Kalau satu-satu gini pasti akan susah.

in1

>>> Cara Menarik Gift TikTok Menjadi Uang Tunai, Begini Langkahnya

Nanti akan kita coba (panggil seluruh kepala daerah yang memiliki area kawasan wisata). Kita akan coba tertibkan secara menyeluruh,” ujar Bobby, Selasa (23/6/2026), dikutip dari medan.

tribunnews.

Bobby juga meminta para kepala daerah untuk aktif memantau kondisi tempat wisata di wilayah masing-masing. Menurutnya, aksi pungli membuat wisatawan enggan berkunjung.

>>> MSCI Tunda Evaluasi Status Pasar Indonesia hingga November 2026

Kasus Pungli Viral di Danau Toba

Sebelumnya, kasus pungli viral terjadi di Danau Toba pada 17 Mei 2026.

Seorang wisatawan didatangi warga setempat yang meminta uang Rp20.000 dengan ancaman merusak mobil jika tidak diberi.

Karena takut, wisatawan tersebut menyerahkan uang yang diminta. Pelaku berinisial BS kemudian ditangkap setelah video kejadian viral.

>>> Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

Ia dibina dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.