Badan Gizi Nasional (BGN) memperbarui fokus sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini dilakukan melalui pemutakhiran dan validasi data penerima manfaat secara berkelanjutan.

in1

>>> Anthropic Luncurkan Claude Tag di Slack dengan Memori Bersama dan AI Proaktif

Wakil Kepala sekaligus Juru Bicara BGN, Agustina Arumsari, menegaskan pentingnya data akurat sebagai fondasi kebijakan gizi nasional.

"Data yang akurat sangat penting karena menjadi dasar bagi kami dalam menyusun kebijakan penerima manfaat," ujar Arum dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

BGN menetapkan empat kelompok prioritas penerima MBG, yaitu anak-anak di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Faktor Penentu Prioritas

Arum menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan dalam menentukan prioritas penerima manfaat.

>>> Oppo Find X10 Ultra Dikabarkan Punya Sensor 10x Periskop Lebih Besar

Faktor tersebut meliputi ketahanan gizi, kondisi sosial ekonomi, hingga akses masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan gizi.

BGN juga telah melakukan identifikasi dan pemetaan sejumlah wilayah serta satuan pendidikan sebagai bagian dari proses validasi data.

Hasil pemetaan akan terus diperbarui seiring masuknya data baru dan hasil verifikasi lapangan.

Arum menegaskan, refocusing yang dilakukan bukan sekadar penyesuaian program, melainkan upaya memastikan setiap kebijakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

>>> Rendering Galaxy Watch 9 Bocor, Tampilkan Desain dan Pilihan Warna

"Refocusing yang kami lakukan bukan semata-mata penyesuaian program, tetapi bagian dari upaya memastikan setiap kebijakan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat," kata dia.