Wacana penyaluran dana Makan Bergizi Gratis (MBG) langsung ke orang tua siswa mendapat dukungan luas dari masyarakat.

Usulan yang disampaikan anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno itu dinilai lebih tepat sasaran.

in1

>>> Cara Cek PIP 2026 dengan NISN dan NIK di SIPINTAR Kemendikdasmen

Dalam skema tersebut, setiap siswa akan menerima Rp15.000 per hari melalui kartu ATM khusus MBG.

Jika dalam satu keluarga terdapat dua anak penerima, total dana yang diterima mencapai Rp30.000 per hari.

Romy menjelaskan bahwa dana tersebut bisa digunakan orang tua untuk memasak sendiri di rumah. "Jadi tidak ada kebocoran sama sekali," ujarnya, dikutip Rabu (24/6).

Di media sosial, khususnya platform X, banyak netizen menyambut positif usulan ini.

>>> Daftar Lokasi SPKLU di Langkat dan Sekitarnya, Daya 22 kW hingga 180 kW

Seorang pengguna menulis bahwa skema ini memangkas anggaran logistik yang tidak perlu, seperti pembangunan dapur umum dan pengadaan ompreng.

Netizen lain menambahkan bahwa transfer langsung ke orang tua mencegah penyalahgunaan dana. "Tidak bayar dapur, transportasi, insentif, tidak untuk beli kaos kaki dll," tulis akun @LasimoYo****.

Sebelumnya, program MBG dikelola melalui dapur umum yang membutuhkan biaya operasional besar. Usulan Romy Soekarno mengubah skema tersebut agar dana langsung diterima penerima manfaat.

>>> D'Academy 8 Audition Pimpin Rating Televisi Nasional per Rabu, 24 Juni 2026, Sinetron dan Hiburan Masih Dominan

Dengan sistem baru, orang tua dapat mengumpulkan dana harian untuk kemudian dibelanjakan kebutuhan makanan bergizi. Hal ini diyakini meningkatkan efisiensi dan transparansi program.