Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, merespons pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyinggung posisi PDIP.

Deddy mengingatkan agar AHY tidak melontarkan ucapan yang bisa memicu hasutan.

in1

>>> Said Iqbal Pakai Kacamata Hitam di Rakernas KSPI, Ternyata Usai Operasi Mata

Menurut Deddy, tudingan terhadap PDIP sebagai dalang demonstrasi bukanlah hal baru.

Ia mencontohkan pada 2025 partainya pernah dituduh serupa, namun tidak ada satu pun kader PDIP yang diproses hukum.

"Kan dulu 2025 juga kita dituding sebagai dalang demo. Sekarang juga dituding jadi dalang demo.

Nah, tudingan-tudingan ini kan terbantahkan sendiri.

Tahun 2025 tidak ada satu pun orang PDI Perjuangan atau terkait dengan PDI Perjuangan yang diproses hukum oleh aparat, ya.

Jadi, dengan sendirinya kan terbantahkan itu oleh fakta," kata Deddy di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, dikutip Rabu (24/6).

Kini, tuduhan kembali diarahkan kepada Andi Widjajanto. Deddy menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan hanya berdasarkan asumsi.

>>> Dua Peserta Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Kemhan Lakukan Evaluasi

"Nah, sekarang sama saja. Dituduh-tuduh Andi Widjajanto.

Bahkan seorang menko seperti AHY ngomong, ya jangan menghasut," ujarnya.

Deddy melanjutkan, pihak-pihak yang mempertanyakan posisi PDIP didasari ketidakpuasan di dalam lingkungan pemerintah.

"Saya melihat dalam kasus kenapa partai-partai lain ribut soal posisi PDI Perjuangan itu, ini kemungkinan besar ketidakpuasan di kalangan mereka sendiri terhadap posisi mereka di dalam pemerintahan, atau tau mungkin mereka pengen dapat perhatian lebih dari presiden, saya nggak ngerti," ujarnya.

Ia menambahkan, aksi mahasiswa yang terjadi belakangan ini adalah gerakan murni, bukan rekayasa politik. Deddy meminta partai-partai koalisi pemerintah tidak menjadikan PDIP sebagai kambing hitam.

"Kalau mau cari kambing ya pas kurban, jangan pas hari-hari begini, gitu loh.

Ya, bilang sama Pak AHY, sama Misbakun, cari kambing tuh pas ini aja, pas lebaran kurban, jangan pas ma rakyat dan mahasiswa sedang merasa aspirasi mereka diabaikan," tuturnya.

>>> MSCI Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market, Ancaman Turun Kasta Masih Ada

Sementara itu, AHY menegaskan bahwa oposisi tetap harus memberi kritik yang konstruktif, bukan sekadar menyalahkan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kepentingan nasional di atas kepentingan partisan.