Bukan Tolak Mubadala, Pemerintah Aceh Ingin Gas Andaman Gerakkan Ekonomi Lokal
>>> Viral Mahasiswa Temui Gibran Diduga Terima Uang, Ketua BEM UBK Akhirnya Buka Suara
Pada 2024, perusahaan juga mengumumkan penemuan Tangkulo-1 dengan potensi lebih dari 2 TCF gas in place.
Potensi tersebut membuat pembahasan skema pengembangan gas menjadi penting bagi Aceh.
KEK Arun Lhokseumawe memang memiliki basis industri yang berkaitan dengan energi, berfokus pada sektor energi, petrokimia, agroindustri pendukung ketahanan pangan, logistik, serta industri penghasil kertas kraft.
KEK Arun juga sudah memiliki jejak investasi.
Dewan Nasional KEK mencatat hingga 2025, KEK Arun Lhokseumawe membukukan realisasi investasi sebesar Rp2,97 triliun dan menyerap 1.832 tenaga kerja.
Kebutuhan menciptakan nilai tambah juga relevan dengan kondisi ekonomi Aceh saat ini. Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Aceh pada Triwulan I-2026 tumbuh 4,09% secara tahunan.
Namun, struktur ekonomi Aceh masih didominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan kontribusi 31,70% terhadap PDRB.
Dari sisi ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka Aceh pada Februari 2026 tercatat 5,88%. Jumlah pengangguran mencapai 156,23 ribu orang, naik 7,43 ribu orang dibanding Februari 2025.
BPS juga mencatat 64,15% penduduk bekerja di Aceh masih berada di sektor informal, sementara pekerja formal sebesar 35,85%.
Persentase penduduk miskin Aceh pada September 2025 tercatat 12,22%, turun dari 12,33% pada Maret 2025.
Meski menurun, angka tersebut tetap menjadi konteks penting bagi Pemerintah Aceh dalam mendorong agar proyek gas berskala besar memberi dampak ekonomi langsung di daerah.
Nasri mengatakan, pengalaman masa lalu dari pengelolaan gas Arun turut menjadi latar belakang mengapa Pemerintah Aceh meminta manfaat yang lebih jelas dari pengembangan gas Andaman.
Menurutnya, pada masa lalu manfaat dari sumber daya gas belum sepenuhnya dirasakan masyarakat Aceh.
>>> Harga Emas Antam 23 Juni 2026 Naik Rp5.000, Berikut Daftar Harga Terbaru
“Nah ini konsep-konsep ini yang memang wajar dan harus diberikan karena dulu sewaktu Arun, Aceh itu jangankan waktu itu ya maaf saya bilang, belum ada aturan tentang pembagian dana bagi hasil yang adil sehingga waktu itu ya dari dana bagi hasilnya tidak jelas persentasenya, kemudian tenaga kerjanya susah, alokasi gasnya juga tidak ada untuk Aceh,” ucapnya.
Update Terbaru
Budaya Populer Ikut Langgengkan Stigma Negatif Janda, Waktunya Setop
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
KPK Panggil Anggota DPR Nabil Husein di Kasus Rita Widyasari
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Momen Messi Rayakan Gol dengan Wartawan, Joaquin Bruno: Saya Masih Gemetar
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Hasil Deal AS-Iran di Swiss: Selat Hormuz Tetap Dikontrol Teheran
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Meccha Chameleon Cetak 7 Juta Kopi dalam 12 Hari, Kalahkan Crimson Desert
Selasa / 23-06-2026, 13:59 WIB
Keith Urban Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Nicole Kidman Usai Resmi Cerai
Selasa / 23-06-2026, 13:59 WIB
7 Krim Malam untuk Menghilangkan Flek Hitam, dari Rp89 Ribuan
Selasa / 23-06-2026, 13:58 WIB
Ruben Onsu Bertemu Sarwendah dan Anak Jelang Umrah, Tersenyum Saat Digoda Ivan Gunawan
Selasa / 23-06-2026, 13:54 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 24 - 28 Juni 2026
Selasa / 23-06-2026, 13:54 WIB
Norwegia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Senegal 3-2
Selasa / 23-06-2026, 13:50 WIB
Prancis Bungkam Irak 3-0 Setelah Laga Tertunda Dua Jam Akibat Petir
Selasa / 23-06-2026, 13:42 WIB
Ancaman Trump Nyaris Gagalkan Perundingan Iran-AS di Swiss
Selasa / 23-06-2026, 13:42 WIB
Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Jokowi: Itu Kewenangan Kejaksaan
Selasa / 23-06-2026, 13:38 WIB






