Kuning telur juga menyediakan vitamin B, mineral seperti seng, kalium, dan kalsium, serta antioksidan penting seperti kolin yang mendukung kesehatan otak dan tulang.

>>> NASA Uji Coba Bola Piala Dunia 2026 di Stasiun Antariksa

in1

Selain itu, kuning telur merupakan sumber vitamin larut lemak, termasuk vitamin D, A, E, dan K.

Keberadaan lemak jenuh di kuning telur tidak berarti kuning telur secara kategoris tidak sehat.

Telur tetap menyediakan nutrisi penting lainnya, meskipun dalam situasi tertentu mungkin perlu membatasi konsumsi kuning telur.

Rekomendasi Konsumsi Telur

Saat ini, para ahli umumnya sepakat bahwa kebanyakan orang boleh makan telur, termasuk kuning telurnya, setiap hari.

Namun, ahli jantung tetap menyarankan untuk menghindari telur atau menjadikannya makanan sesekali.

Ahli saraf juga cenderung lebih memilih putih telur daripada kuning telur atau telur utuh.

American Heart Association merekomendasikan batas konsumsi maksimal satu butir telur utuh per hari, atau dua putih telur per hari.

Bagi orang dengan kondisi jantung atau yang memprioritaskan kesehatan kardiovaskular, mungkin lebih baik makan telur dalam jumlah sedikit atau lebih banyak putih telur.

Meskipun hubungan telur dan kolesterol tidak langsung, lemak jenuh dalam kuning telur tidak sehat untuk semua orang.

Ahli gizi Grace Derocha terkadang merekomendasikan kliennya untuk makan dua putih telur dengan satu kuning telur.

Trik ini dapat mengurangi lemak jenuh sambil tetap mempertahankan nutrisi dari kuning telur.

Metode memasak yang disarankan adalah merebus telur, bukan menggoreng.

>>> Roy Suryo Segera Disidang, Jokowi Siap Jadi Saksi dan Tunjukkan Ijazah

Yang terpenting, pola makan secara keseluruhan lebih menentukan kesehatan, bukan satu makanan atau bahan tertentu.