Mercedes-Benz W212 Club Indonesia (MBW212CI) merayakan satu dekade perjalanan mereka di tengah maraknya tren kendaraan listrik.

Perayaan hari jadi ke-10 digelar di Avenue of The Star, Lippo Mall Kemang, Jakarta.

in1

>>> Stok S Pen untuk Galaxy Z Fold 5 dan 6 Mulai Langka

Mengusung tema "1 Decade: Above & Beyond", acara ini menjadi ajang memperkuat persaudaraan dan kolaborasi antaranggota.

Komunitas yang berdiri sejak 2016 ini telah memiliki hampir 200 anggota yang tersebar di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

MBW212CI mengutamakan ikatan emosional dan seleksi karakter dalam rekrutmen anggota.

Presiden MBW212CI Afiansyah Harahap mengatakan klub dibangun agar memiliki "feel" sehingga tidak agresif merekrut anggota, tetapi agresif merekrut anggota keluarga.

Kepemilikan unit Mercedes-Benz W212, baik sedan, estate, maupun coupe, hanya menjadi syarat awal.

Faktor penentu utama adalah karakter personal calon anggota yang harus mengikuti agenda kumpul kecil terlebih dahulu.

>>> Gangguan Pendengaran di Tempat Bising Terkait Risiko Demensia Dini

Fokus pada Kualitas dan Rencana ke Depan

Untuk sepuluh tahun ke depan, MBW212CI tetap fokus pada kualitas hubungan personal. Dewan Pembina Tomi Hadi menekankan aspek kekeluargaan, kegiatan amal, touring, dan family gathering.

Klub telah menyusun rencana besar, termasuk agenda bulanan "ketemu terang" dan "ketemu gelap". Mereka juga berencana melakukan perjalanan ke Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat akhir tahun ini.

Selain itu, MBW212CI akan berpartisipasi dalam Jambore Nasional yang digagas MB Club Ina. Ajang ini menjadi wadah pemersatu bagi 118 klub Mercedes-Benz dari berbagai varian dan generasi.

Meskipun tren otomotif beralih ke kendaraan listrik, MBW212CI tidak merasa terancam. Bagi anggota, Mercedes-Benz W212 memiliki nilai historis dan ikatan emosional yang kuat, bukan sekadar alat transportasi.

Afiansyah menganalogikan hobi ini seperti olahraga tenis yang tetap digemari meskipun tren padel sedang populer. Faktor utilitas touring jarak jauh juga menjadi alasan mesin bensin tetap dipertahankan.

Presiden Mercedes-Benz Club Indonesia Rochady Hendra Setya Wibawa menambahkan, touring ke Sulawesi, Sumatra, dan Kalimantan lebih mendukung mobil bensin karena infrastruktur listrik belum merata.

>>> Samudra Tersembunyi di Dalam Mantel Bumi 660 Kilometer di Bawah Permukaan

Ia yakin minat terhadap mobil bensin tidak akan menurun.