Masa depan pengembangan game mungkin akan menuju siklus produksi yang cepat dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).

Hal itu diungkapkan oleh pimpinan studio di balik The Witcher 4 dan Cyberpunk 2077.

in1

>>> Arron Bryan dari Papua Juara Edisi Perdana Future Fashion Designer di JF3

Michał Nowakowski, salah satu CEO CD Projekt Red, menyatakan bahwa game yang sepenuhnya dihasilkan oleh AI kemungkinan akan muncul dalam waktu dekat.

Namun, ia belum yakin apakah itu arah yang ideal bagi industri.

Dalam wawancara dengan Edge's Knowledge newsletter, Nowakowski mengaku telah berbicara langsung dengan pengembang yang bereksperimen dengan studio berbasis AI.

Ia melihat betapa cepatnya konten dapat diproduksi saat ini.

Menurutnya, beberapa tim yang digerakkan AI sudah mampu menghasilkan puluhan prototipe dalam hitungan hari. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang bagaimana jalur pengembangan tradisional akan berubah.

Studio AI Kini Bisa Membangun Prototipe dengan Kecepatan Belum Pernah Terjadi

Nowakowski menceritakan percakapannya dengan seorang pengembang yang menjalankan studio yang disebutnya "terutama berbasis AI".

Dalam model ini, sistem generatif digunakan untuk memproduksi dan mengevaluasi banyak konsep game dengan cepat.

"Saya bisa memiliki 40 prototipe dalam seminggu," kata pengembang itu kepada Nowakowski.

"Dua minggu dari sekarang saya bisa memiliki lima game yang saya pilih sebagai yang terbaik, dan tiga minggu dari sekarang saya benar-benar meluncurkan sebuah game."

Eksekutif CD Projekt Red mengakui bahwa alur kerja semacam ini secara teknis bisa sukses di pasar yang kompetitif.

Namun, ia juga menekankan ketidakpastian apakah kecepatan saja akan menghasilkan pengalaman game yang bermakna atau bertahan lama.

>>> Penyanyi Iran Parastoo Ahmadi Dihukum Cambuk 74 Kali karena Tampil Tanpa Hijab