Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap menyambut empat perusahaan baru yang akan melantai melalui penawaran umum perdana saham (IPO) pada awal Juli 2026.

Keempat emiten tersebut adalah PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECK), PT Niramas Utama Tbk (JELI), PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), dan PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL).

in1

>>> Timnas Mobile Legends Indonesia Lolos ke Asian Games 2026

Jadwal IPO Emiten Baru

PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECK) dan PT Niramas Utama Tbk (JELI) akan melaksanakan IPO pada 7 Juli 2026.

PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) menyusul pada 8 Juli 2026, dan PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) pada 9 Juli 2026.

Detail Penawaran Saham JECK

PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECK) akan melepas sebanyak-banyaknya 487.983.500 lembar saham biasa, setara 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO.

Kisaran harga penawaran perdana JECK adalah Rp 1.200 hingga Rp 1.400 per lembar saham.

Dengan harga tersebut, JECK berpotensi meraup dana segar hingga Rp 683,17 miliar.

Manajemen JECK menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk melunasi sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank Central Asia Tbk sebesar Rp 40 miliar dan PT Bank HSBC Indonesia sekitar Rp 100 miliar.

Sekitar Rp 185 miliar akan diserahkan kepada anak usaha untuk modal kerja dan pembayaran pokok pinjaman, sisanya untuk modal kerja JECK.

>>> Penembakan Brutal di Sekolah Filipina, 3 Orang Tewas

Detail Penawaran Saham EMMI

PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) akan melepas sebanyak-banyaknya 522.857.000 lembar saham, setara 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.