Rumor lain menyebutkan peningkatan besar pada jendela konteks.

GPT-5.6 dikabarkan dapat memperluas panjang konteks maksimum dari 1 juta token menjadi 1,5 juta token, memungkinkan model memproses basis kode yang lebih besar, percakapan lebih panjang, dan dokumen riset ekstensif.

in1

Kinerja coding juga menjadi salah satu area peningkatan utama.

Penguji awal mengklaim GPT-5.6 memberikan pemahaman kode yang lebih baik, kemampuan perencanaan yang lebih kuat, dan eksekusi yang lebih andal dalam tugas pengembangan multi-langkah.

Beberapa laporan menyebut model ini bekerja sangat baik dalam alur kerja coding berbasis agen dan tolok ukur pengembangan perangkat lunak.

>>> AISpeech Rilis Perekam Suara AI Sekecil Kartu Kredit dengan 4G

Penguji juga menyoroti peningkatan dalam pembuatan SVG, desain 3D, dan simulasi robotik.

Tidak semua umpan balik berfokus pada kecepatan. Beberapa penguji melaporkan bahwa GPT-5.6 membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas yang menuntut.

Dalam satu contoh, pengembang Conor Dart menggunakan model tersebut untuk membuat game 3D berbasis browser dengan simulasi fisika dan kontrol kamera, yang memakan waktu lebih dari satu jam tetapi menghasilkan hasil yang jauh lebih baik.

Pembanding Chris membandingkan GPT-5.6 Pro dengan GPT-5.5 Extra High dan menemukan bahwa meskipun GPT-5.6 menghasilkan output berkualitas lebih tinggi, waktu yang dibutuhkan jauh lebih lama.

Hal ini membuat banyak penguji menyimpulkan bahwa OpenAI mungkin memprioritaskan kualitas penalaran di atas kecepatan mentah.

Rumor peluncuran ini muncul di tengah persaingan ketat di industri AI. Model AI China seperti GLM-5.2 dan sistem terbaru Anthropic mendorong batas kinerja coding dan agen.

Laporan menunjukkan OpenAI mungkin merespons tidak hanya dengan model yang lebih kuat tetapi juga dengan harga yang lebih agresif.