Wibmo, penyedia solusi keamanan pembayaran, meluncurkan Agentic Risk Intelligence Assistant (ARIA) di Mumbai, India.

Platform ini dirancang untuk membantu institusi keuangan mengelola operasi penipuan, AML, KYC, dan penyelesaian sengketa.

in1

>>> WIKA Kembali Masuk Fortune Southeast Asia 500, Bukti Transformasi Berkelanjutan

ARIA menggabungkan analisis berbasis AI dengan pengambilan keputusan dan akuntabilitas manusia. Solusi ini relevan seiring meningkatnya kompleksitas penipuan pembayaran digital.

Pemodelan awal menunjukkan ARIA mampu mengurangi waktu investigasi lebih dari 70% melalui agen real-time. Platform ini menargetkan tingkat akurasi rekomendasi mendekati 90%.

ARIA mengumpulkan sinyal dari transaksi, model risiko, riwayat nasabah dan merchant, serta pola penipuan historis. Platform ini mengotomatisasi agregasi data dan memberikan rekomendasi yang transparan serta dapat diaudit.

CEO Wibmo, Shailesh Paul, mengatakan bahwa ARIA dirancang untuk membantu institusi berkembang secara cerdas dengan menggabungkan kecepatan AI dan pengawasan ahli manusia.

Setiap keputusan kritis tetap berada di bawah kendali manusia.

Berbeda dengan sistem AI otonom, ARIA dibangun dengan arsitektur yang mengutamakan tata kelola. Setiap rekomendasi melalui mekanisme persetujuan yang ada tanpa tindakan operasional otonom.

Platform ini menyatukan agen khusus untuk penipuan, AML, KYC, dan sengketa dalam satu kerangka kerja terpadu. Dilengkapi dengan kemampuan audit yang dapat diputar ulang dan jejak asal-usul operasional.

>>> Apkasindo Soroti Ganoderma dan Anjloknya Harga TBS yang Ancam Sawit Rakyat

Acara peluncuran di Mumbai dihadiri lebih dari 50 pemimpin senior dari bank, fintech, jaringan pembayaran, dan organisasi teknologi.

Pembicara dari PayU, NPCI Bharat Billpay, Visa, Mastercard, Flipkart, CSB Bank, Jio Payment Solutions, dan Network International turut berpartisipasi.

Wibmo merupakan anak perusahaan PayU yang berkantor pusat di Cupertino, AS. Perusahaan ini telah berpengalaman lebih dari dua dekade dalam keamanan pembayaran dan pembayaran digital.

Wibmo beroperasi di India, Asia Tenggara, serta Timur Tengah dan Afrika. Perusahaan mendukung infrastruktur pembayaran bagi lebih dari 200 bank, institusi keuangan, merchant, dan fintech di seluruh dunia.

Di Indonesia, Wibmo telah mendirikan PT Wibmo Services Indonesia dan menghadirkan instans cloud AWS lokal untuk memenuhi persyaratan kedaulatan data.

Rangkaian solusi Wibmo mencakup manajemen penipuan, tokenisasi, keamanan pembayaran, autentikasi multi-faktor, pemrosesan merchant, penerbitan kartu, dan solusi front-end perbankan digital.

>>> BKSDA Aceh Translokasi Orang Utan Terisolir di Kebun Warga

Wibmo mengamankan lebih dari 4 miliar transaksi setiap tahun. Perusahaan mendukung transformasi pembayaran digital pelanggannya melalui solusi inovatif.