Reliance Industries Limited (RIL) mengumumkan sejumlah pembaruan layanan digital dalam Rapat Umum Tahunan (AGM) ke-49.

Fokus utama adalah integrasi kecerdasan buatan (AI) ke dalam jaringan telekomunikasi dan aplikasi seluler, serta perluasan broadband rumah ke kecepatan multi-gigabit.

in1

>>> Fajar Noor Akui Afgan Jadi Inspirasi Aransemen Musiknya

Jio Call Agent: Asisten AI Native Jaringan

Jio Call Agent adalah asisten AI yang terintegrasi langsung ke dalam jaringan telekomunikasi Jio. Pengguna dapat mengaksesnya melalui panggilan suara biasa dengan perintah vokal "Hey Jio".

Layanan ini mendukung berbagai bahasa India dan beroperasi dengan persetujuan pengguna. Tiga kemampuan utamanya meliputi transkripsi, perangkuman, dan eksekusi tugas.

Fitur transkripsi dapat mengidentifikasi hingga 10 pembicara dalam satu panggilan konferensi dan mentranskripsikan percakapan secara real-time dalam berbagai bahasa.

Setelah panggilan, agen secara otomatis menghasilkan dan membagikan ringkasan, item tindakan, dan pengingat kepada semua peserta.

Selama panggilan berlangsung, pengguna dapat memerintahkan agen untuk melakukan tindakan digital seperti memesan makanan, memesan tumpangan, reservasi meja, atau menjadwalkan rapat kalender.

Layanan ini akan diluncurkan secara bertahap kepada lebih dari 500 juta pelanggan Jio tahun ini.

MyJio.AI Care: Platform Percakapan Berbasis AI

Aplikasi MyJio yang melayani lebih dari 600 juta pengguna bertransformasi dari antarmuka berbasis menu menjadi platform percakapan berbasis AI.

Pengguna kini dapat menyampaikan niat mereka melalui perintah suara untuk melakukan isi ulang, pemilihan paket, atau pembaruan akun.

Asisten AI yang diperbarui mampu menangani alur kerja multi-langkah secara otonom berdasarkan niat pengguna.

Contohnya termasuk otomatisasi self-KYC dan aktivasi eSIM untuk perangkat baru, identifikasi dan penyediaan paket roaming internasional berdasarkan tujuan perjalanan, serta pengelolaan migrasi data dan akun saat pindah kota.