Warga RI Tak Sadar Makan Mikroplastik, Cek 7 Barang Dapur Ini
Mikroplastik, partikel berukuran di bawah 5 milimeter, kini menjadi ancaman serius bagi kesehatan.
Partikel ini tidak terlihat mata telanjang, namun dapat terakumulasi di jaringan tubuh dan memicu berbagai penyakit.
>>> Tiga Tips Mudah Membersihkan Ambang Jendela Rumah agar Tetap Bersih
Sebuah studi pada Februari 2025 menemukan bahwa mikroplastik dapat tertimbun di jaringan manusia dan berpotensi menyebabkan serangan jantung serta stroke.
Setiap tahun, manusia diperkirakan menghirup hingga 22 juta partikel mikro dan nanoplastik melalui udara, makanan, atau kulit.
Berikut tujuh barang dapur yang paling berisiko menambah paparan mikroplastik, seperti dikutip dari C Net, Minggu (21/6/2026):
7 Barang Dapur Sumber Mikroplastik
1. Peralatan Masak Antilengket.
Wajan dan panci berlapis teflon dapat melepaskan jutaan partikel mikroplastik ke makanan, terutama jika permukaannya retak atau tergores.
2. Wadah Makanan Plastik.
Kotak makan atau wadah plastik dari layanan pesan antar bisa melepaskan mikroplastik saat terkena panas. Semua wadah plastik yang diuji dalam sebuah studi mengandung partikel mikroplastik.
3. Sendok Garpu Plastik.
Alat makan plastik melepaskan mikroplastik saat digunakan dengan makanan panas, yang kemudian masuk ke tubuh.
4. Kantong Teh.
>>> Dampak Kenaikan BI Rate: Perbankan Hadapi Risiko Kredit dan Profitabilitas
Banyak kantong teh modern mengandung polypropylene yang bisa mengeluarkan miliaran partikel mikroplastik saat diseduh air panas.
5. Rempah-rempah Kemasan Plastik.
Studi terbaru menemukan seluruh kemasan rempah berbahan plastik mengandung mikroplastik yang dapat mencemari isi di dalamnya.
6. Sedotan Plastik.
Sedotan plastik terbukti melepaskan mikro dan nanoplastik yang dapat terhirup langsung. Setiap tahun sekitar 8 juta ton plastik berakhir di lautan.
7. Kaleng Makanan.
Meski banyak produsen beralih ke lapisan non-BPA, bahan pelapis seperti akrilik dan epoksi poliester tetap mengandung mikroplastik.
Cara Mengurangi Paparan Mikroplastik
Untuk mengurangi risiko, gunakan alat masak dari baja tahan karat, besi cor, atau kayu. Ganti wadah plastik dengan kaca atau keramik.
Pilih daun teh lepas dengan saringan logam daripada kantong teh plastik. Beli rempah-rempah dalam botol kaca atau kemasan isi ulang tanpa plastik.
>>> The Astronauts Rilis Pembaruan Revelations untuk Witchfire
Beralih ke sedotan logam, bambu, atau kertas yang dapat digunakan kembali. Pilih makanan segar atau beku dibanding makanan kalengan.
Update Terbaru
Roy Suryo dan Tifa Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya
Minggu / 21-06-2026, 20:37 WIB
Iran Bahas Gencatan Senjata Lebanon, Minyak, dan Aset Beku di Swiss
Minggu / 21-06-2026, 20:37 WIB
Kerusakan Hutan TNKS Seksi VI Bengkulu Capai 10.000 Hektare
Minggu / 21-06-2026, 20:37 WIB
Faathir/Devin Raih Runner-Up Macau Open 2026
Minggu / 21-06-2026, 20:36 WIB
Soyjoy Nutrition Award 2026 Apresiasi Ratusan Program Inovasi Ahli Gizi
Minggu / 21-06-2026, 20:36 WIB
Psikolog Ungkap 10 Tanda Seseorang Belum Matang Secara Emosional
Minggu / 21-06-2026, 20:36 WIB
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Asah Kemampuan Pembalap Muda
Minggu / 21-06-2026, 20:36 WIB
Menulis dari Dikte Bisa Deteksi Demensia, Menyalin Teks Tidak
Minggu / 21-06-2026, 20:32 WIB
Meski Telah Lolos, Nagelsmann Berambisi Sapu Bersih Kemenangan
Minggu / 21-06-2026, 20:31 WIB
Wapres Gibran Tanam Cemara di Katedral Asmat, Simbol Harapan Pembangunan
Minggu / 21-06-2026, 20:28 WIB
7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026 dengan Chipset Kencang untuk Game Berat
Minggu / 21-06-2026, 20:27 WIB
Menteri PU Siap Dukung Pembangunan Huntara dan Perbaikan Jembatan di Sigi
Minggu / 21-06-2026, 20:27 WIB
7 Rekomendasi HP 5G Murah dengan Performa Kencang Juni 2026
Minggu / 21-06-2026, 20:26 WIB
Pencurian Catalytic Converter Meningkat Lagi, Hybrid Jadi Target Utama
Minggu / 21-06-2026, 20:25 WIB






