Di Stasiun Comal, Daop 4 Semarang, pada 2025 belum ada pelanggan naik-turun. Pada April 2026 mulai tercatat 512 pelanggan, lalu meningkat menjadi 5.623 pada Mei 2026.

Total Januari–Mei 2026 mencapai 6.135 pelanggan.

in1

"Bagi pedagang kecil, perubahan dari 0 menjadi ribuan pelanggan bukan angka biasa. Itu bisa menjadi perubahan nasib harian," kata Anne.

>>> Stok Beras Aceh Capai 123 Ribu Ton, Bulog Jamin Aman hingga Awal 2027

Cerita serupa terjadi di Plabuan dan Rajapolah. Kedua stasiun tersebut belum memiliki pelanggan naik-turun sepanjang 2025 serta Januari–Maret 2026.

Pada April dan Mei 2026, Plabuan mencatat 398 pelanggan, sedangkan Rajapolah 242 pelanggan.

Di Wonogiri, setelah pada 2025 belum melayani naik-turun, kini melayani 63.667 pelanggan pada Januari–Mei 2026. Pada Mei 2026 saja, Wonogiri mencatat 14.407 pelanggan naik-turun.

Di Sumatera Barat, Kayutanam dan Sicincin juga mencatat perkembangan penting. Sepanjang Januari–Mei 2026, Kayutanam melayani 52.475 pelanggan, sedangkan Sicincin 41.681 pelanggan.

Jika digabungkan, dua stasiun ini melayani 94.156 pelanggan.

Menurut Anne, stasiun kecil memiliki peran sosial yang dekat dengan masyarakat. Stasiun menjadi tempat ekonomi warga bertemu dengan arus perjalanan.

Ketika pelanggan turun, mereka mungkin mencari sarapan, membeli air minum, atau membawa pulang makanan khas setempat.

Pemberdayaan UMK dan Ajakan Berwisata

KAI memperkuat perhatian kepada pelaku usaha kecil melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

Pada Triwulan I 2026, KAI menyiapkan program prioritas seperti KAI Certified, KAI Next Class, dan KAI Creative Space.

Melalui program KAI Exhibition, KAI menargetkan keikutsertaan 50 UMK. Pada Triwulan I 2026, program ini telah mengikutsertakan 8 UMK dalam pameran INACRAFT 2026.

Anne mengatakan, mobilitas pelanggan dan pemberdayaan UMK harus saling menguatkan. "Weekend dengan kereta api bisa menjadi cara sederhana untuk membantu pedagang kecil.

Beli bekal dari warung sekitar stasiun, nikmati kuliner lokal, bawa pulang oleh-oleh dari UMK daerah," kata Anne.

KAI mengajak masyarakat menjadikan perjalanan akhir pekan sebagai bagian dari dukungan terhadap ekonomi lokal. Pelanggan dapat merencanakan perjalanan melalui Access by KAI, situs kai.

id, atau loket stasiun.

>>> Kementerian Ramai-ramai Ajukan Tambahan Anggaran, Ekonom Soroti Program Prioritas

"Setiap pelanggan yang naik dan turun di stasiun membawa cerita. Dan di sepanjang perjalanan itu, ada pedagang kecil yang ikut berdoa agar stasiun tetap ramai," tutup Anne.