Hikayat Kadiroen: Mantri Polisi yang Pilih Rakyat daripada Pangkat
Di sisi lain, Kadiroen berhasil bertemu kembali dengan Ardinah yang sudah membebaskan diri dari pernikahan paksa.
Ardinah mengumpulkan bukti pemerasan dan penindasan, serta menggagalkan upaya pembunuhan yang dilakukan Kromo Nenggolo dengan melemparkan abu ke matanya.
>>> Jalan Rasuna Said Rampung Ditata, Pramono Yakin Jadi Ikon Baru Jakarta
Menyadari kejahatannya terbongkar, Kromo Nenggolo menceraikan Ardinah.
Kisah berakhir dengan restu orang tua Kadiroen dan rencana pernikahan keduanya sebagai simbol persatuan antara cinta luhur dan perjuangan keadilan.
Ibu Kadiroen mengakui Ardinah memiliki Rach Ayu Sejati (hati yang murni) meski bukan keturunan bangsawan.
Kelebihan dan Kekurangan
Salah satu kelebihan novel ini adalah kritik sosial yang tajam namun terstruktur.
Semaoen tidak hanya menyalahkan penguasa, tetapi menjelaskan akar masalah mulai dari sistem ekonomi liberal, monopoli pabrik, hingga perubahan cara hidup rakyat yang belum siap menghadapi uang.
Karakter dalam novel ini hidup dan berkembang. Kadiroen bukan pahlawan sempurna; ia pernah ragu, tergoda, terjepit pilihan, lalu belajar dan tumbuh.
Ardinah juga bukan sekadar objek cinta, melainkan perempuan berani yang melawan ketidakadilan di rumah dan desanya.
Namun, terdapat kekurangan dalam koordinasi dua alur cerita. Kisah cinta Kadiroen dan Ardinah sempat hilang lama saat fokus beralih ke permasalahan sosial dan politik.
Beberapa bab berisi pidato atau penjelasan teoretis yang cukup panjang, sehingga terasa melambat bagi pembaca yang ingin menikmati alur cerita.
Penulis menjelaskan apa yang salah dan apa yang harus diperjuangkan, namun kurang menggambarkan secara rinci bagaimana perubahan itu dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan Moral
Keadilan tidak bisa didapat hanya dengan menjadi pejabat yang baik, tetapi butuh perubahan sistem yang menyeluruh.
Hati yang bersih dan keberanian memilih jalan yang benar lebih berharga daripada pangkat atau gelar kebangsawanan.
Identitas Buku
Desain Cover: Spektrum Indonesia. Penerbit: Yayasan Bentang Budaya.
Penulis: Semaoen. Tahun: Cetakan Pertama, April 2000.
>>> Pendiri Ubisoft Claude Guillemot Tewas dalam Kecelakaan Pesawat
ISBN: 9789798793950. Tebal: 252 Halaman.
Update Terbaru
Wuling Motors Rampungkan Penanganan Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok
Minggu / 21-06-2026, 11:26 WIB
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: Kiper Jadi Bintang
Minggu / 21-06-2026, 11:24 WIB
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
Minggu / 21-06-2026, 11:24 WIB
Kebakaran Hebat Landa Pabrik Mainan di Medan Johor, 11 Rumah Terdampak
Minggu / 21-06-2026, 11:24 WIB
FKBI: Transformasi Energi Bersih Perkuat Reputasi Pertamina di Mata Global
Minggu / 21-06-2026, 11:24 WIB
OJK Sita 41 Aset Terkait Dugaan Tindak Pidana Perbankan Syariah BPRS GP Medan
Minggu / 21-06-2026, 11:21 WIB
Changan Lumin EV: Mobil Listrik Mungil Rp205 Juta Siap Bersaing di Perkotaan
Minggu / 21-06-2026, 11:21 WIB
Ekuador Ditahan Imbang Curacao di Piala Dunia 2026
Minggu / 21-06-2026, 11:21 WIB
Swiss Sambut Delegasi Iran untuk Pembicaraan dengan AS
Minggu / 21-06-2026, 11:20 WIB
Rating TV Nasional per Minggu, 21 Juni 2026: Terikat Janji Pimpin, Indosiar Tempatkan Dua Program di Tiga Besar
Minggu / 21-06-2026, 11:16 WIB
Tersangka Pembukaan Lahan Ilegal di Aceh Timur Resmi Ditahan
Minggu / 21-06-2026, 11:16 WIB
Satgas Yonif 511/DY Bagikan Paket Bapok ke Warga Numbukawi Lanny Jaya
Minggu / 21-06-2026, 11:12 WIB
Selangor Perkuat Kerja Sama Perdagangan dengan Jawa Barat di Bandung
Minggu / 21-06-2026, 11:12 WIB
Norwegia Larang AI Generatif untuk Siswa SD Mulai 2026
Minggu / 21-06-2026, 11:12 WIB






