Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif 511/DY membagikan paket bahan pokok kepada warga Kampung Numbukawi, Distrik Malagai, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Danpos Malagai Satgas Pamtas Yonif 511/DY Kapten Inf Sena Nurjabbar mengatakan bantuan ini disalurkan melalui program "TNI Berbagi Berkat".

in1

>>> Selangor Perkuat Kerja Sama Perdagangan dengan Jawa Barat di Bandung

“Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan meringankan beban ekonomi masyarakat, kami menggelar aksi sosial bertajuk TNI Berbagi Berkat di wilayah Kampung Numbukawi, Distrik Malagai.

Sasarannya 50 kepala keluarga,” katanya.

Kegiatan ini menyasar keluarga kurang mampu dan kelompok lanjut usia di Kampung Numbukawi. Mereka menerima paket secara bergantian setiap bulan.

“Paket bapok yang dibagikan berisi bahan-bahan kebutuhan pokok penting seperti beras, minyak goreng, gula, mi instan, dan pelengkap nutrisi lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan dapur warga,” ujarnya.

Anggaran kegiatan berasal dari dana lebihan uang dapur. Nilai per paket bahan pokok sekitar Rp50 ribu.

Sena menjelaskan aksi ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan menjadi solusi atas kesulitan warga di wilayah perbatasan.

>>> Norwegia Larang AI Generatif untuk Siswa SD Mulai 2026

"Kehadiran kami di Papua bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga masyarakat Papua.

Kegiatan berbagi berkat ini adalah wujud nyata kasih dan kepedulian kami,” katanya.

Sena berharap bantuan tersebut dapat membawa kebahagiaan serta meringankan pemenuhan kebutuhan sehari-hari warga di Kampung Numbukawi.

Salah satu warga, Mama Cakra, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian prajurit Pos Malagai Satgas Pamtas Yonif 511/DY.

"Terima kasih abang-abang tentara dari Satgas Pamtas Yonif 511/DY yang sudah bantu kami di Kampung Numbukawi,” ujarnya.

>>> Kawasaki Resmi Luncurkan KLX150 XPL dengan Gaya Overland

Proses pendistribusian bantuan dilakukan dengan pendekatan humanis. Para prajurit mendatangi langsung rumah-rumah warga dari pintu ke pintu sekaligus berinteraksi dan mendengar aspirasi masyarakat setempat.