Indonesia dan Italia resmi menjalin kerja sama strategis di bidang pengembangan kapal angkatan laut.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di ajang Eurosatory 2026 di Paris, Prancis.

in1

>>> Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

MoU ditandatangani oleh General Manager Fincantieri Naval Vessels Division, Eugenio Santagata, serta Chairman dan Founder REPUBLIKORP Group, Norman Joesoef.

Perjanjian ini menjadi landasan awal pembentukan joint venture antara Republikorp melalui anak usahanya PT Republik Palindo Internasional (RPAL) dengan Fincantieri, grup galangan kapal terbesar asal Italia.

CEO dan Managing Director Fincantieri, Pierroberto Folgiero, menyatakan bahwa MoU ini merupakan langkah lanjutan dalam memperkuat kemitraan strategis jangka panjang dengan Indonesia.

"Berbekal pengalaman kami dalam pembangunan kapal angkatan laut dan integrasi sistem yang kompleks, kami berkomitmen mendukung pengembangan kemampuan industri nasional serta berkontribusi pada terciptanya ekosistem maritim yang lebih tangguh," ujarnya.

Chairman REPUBLIKORP Group, Norman Joesoef, menambahkan bahwa kemitraan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk mendorong kemandirian industri pertahanan Indonesia melalui kolaborasi internasional.

"Bersama Fincantieri, kami melihat peluang untuk memperkuat kemampuan maritim nasional, mengembangkan talenta Indonesia, serta berkontribusi dalam membangun ekosistem pertahanan kawasan yang lebih tangguh," katanya.

>>> Republikorp dan Fincantieri Teken MoU Bangun Kapal Angkatan Laut

Kerja sama ini difokuskan pada pembangunan berbagai jenis kapal angkatan laut di dalam negeri, disesuaikan dengan kebutuhan operasional Indonesia sebagai negara kepulauan.

Platform yang direncanakan meliputi Landing Platform Dock (LPD), Landing Helicopter Dock (LHD), fregat dan korvet multi-misi, kapal patroli lepas pantai (OPV), kapal serang cepat, hingga kapal selam.

Salah satu fokus utama adalah transfer teknologi dan pertukaran pengetahuan untuk memperkuat kompetensi di bidang rekayasa, desain, integrasi sistem, dan proses produksi.

Program pelatihan dan kerja sama teknis terstruktur akan mendukung pengembangan sumber daya manusia lokal.

Melalui kemitraan ini, Indonesia diharapkan dapat memperluas perannya dalam rantai pasok industri perkapalan global.

>>> Jadwal Program ANTV Selasa, 22 Juni 2026: Antara Cinta dan Dusta, Doriyaann, Series Thanak, Sayali, Vasudha, Teri Meri Ada Mega Bollywood Plus Link

MoU ini juga membuka peluang penguatan kerja sama industri dan operasional untuk mendukung pengembangan kemampuan maritim nasional di masa depan.