Pemerintah Indonesia dan Kuwait sepakat memperkuat kerja sama strategis di bidang ekonomi, investasi, serta ketahanan energi.

Langkah ini merupakan kelanjutan hubungan bilateral yang telah berlangsung lebih dari lima dekade.

in1

>>> Presiden Prabowo Panggil 93 Petinggi Himbara ke Istana Bahas Perbankan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa kemitraan ini menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan global sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan dalam siaran pers yang dikutip Jumat (19/6/2026).

"Indonesia dan Kuwait memiliki hubungan diplomatik dengan fondasi yang kuat. Kedua negara sepakat untuk terus bekerja sama dalam ketahanan energi di tengah ketidakpastian geopolitik," ungkap Menko Airlangga.

Pertemuan terbaru antara Menko Airlangga dan Duta Besar Kuwait untuk Indonesia, Khalid, berfokus pada penguatan sektor perdagangan, investasi, dan energi.

Ini merupakan pertemuan kedua setelah penyerahan Letter of Credence kepada Presiden Prabowo pada November 2025.

Eksplorasi Migas dan MoU

Di sektor energi, Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company (KUFPEC) telah terlibat dalam delapan kegiatan eksplorasi migas di Indonesia.

Wilayah eksplorasi mencakup Pulau Buton, Laut Natuna, Kalimantan Timur, serta Anambas melalui Konsorsium KUFPEC Indonesia BV.

>>> Pemerintah Targetkan Swasembada Bawang Putih dalam Empat Tahun

Sinergi energi ini didasarkan pada Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Migas dan Petrokimia yang disepakati sejak 2019.

Selain itu, kedua negara memiliki MoU Pembentukan Komisi Bersama serta MoU Kerja Sama Ekonomi, Teknik, dan Perdagangan tahun 2007.

Duta Besar Khalid menegaskan bahwa berbagai MoU tersebut menunjukkan signifikansi peran Indonesia bagi Kuwait, khususnya di bidang ekonomi.

Kedua belah pihak berkomitmen mengawal implementasi seluruh MoU agar memberikan manfaat optimal.

Percepatan perundingan Indonesia-GCC Free Trade Agreement juga didorong, yang ditargetkan rampung akhir tahun 2026.

Berdasarkan data tahun 2025, total perdagangan kedua negara tumbuh 10,69 persen menjadi USD606 juta dari USD547,5 juta pada tahun 2024.

>>> Jadwal Piala Dunia 18 Juni 2026: Portugal vs RD Kongo dan Inggris vs Kroasia

Investasi Kuwait di Indonesia melonjak signifikan dari USD290 ribu menjadi USD1,2 juta pada 2025, dengan dominasi di sektor migas.