Claude Guillemot, salah satu pendiri perusahaan gim raksasa Ubisoft, meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat di Prancis pada Jumat (19/6) sore.

Pria berusia 69 tahun itu menjadi korban dalam insiden jatuhnya pesawat Cessna 421 di dekat bandara La Baule, pantai barat Prancis.

in1

>>> Elijah William Hinzman Cetak Sejarah dengan Medali Perak di Kejuaraan Dunia Muaytai 2026

Kecelakaan tersebut menewaskan dua orang, termasuk Guillemot.

Petugas pemadam kebakaran menemukan pesawat dalam kondisi terbakar di sebuah ladang, dan api sempat merambat ke area sekitar.

Kronologi Kecelakaan

Walikota La Baule, Franck Louvrier, mengungkapkan bahwa pesawat sedang mendekati bandara sebelum akhirnya jatuh.

Saksi mata melaporkan pesawat sempat berbelok sebelum menghantam tanah.

Hingga saat ini, identitas penumpang kedua yang turut tewas belum diketahui.

>>> YLBHI: Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi

Ubisoft menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Claude Guillemot. Juru bicara perusahaan menyebut Guillemot sebagai salah satu pendiri grup dan chairman Guillemot Corp.

Doa dan simpati disampaikan untuk keluarga dan orang-orang terdekatnya.

Claude Guillemot bersama saudara-saudaranya mendirikan Ubisoft pada 1986.

Perusahaan ini kemudian menjadi penerbit gim video besar asal Prancis, melahirkan waralaba populer seperti Assassin's Creed dan Far Cry.

Ia juga menjabat sebagai chairman dan CEO Guillemot Corp, yang menaungi produsen peralatan DJ Hercules dan perusahaan aksesoris Thrustmaster.

>>> FIFA Ubah Aturan Klasemen Piala Dunia 2026, Head to Head Jadi Penentu

Saudaranya, Yves, masih menjabat sebagai direktur, chairman, dan CEO Ubisoft.