Gelombang panas ekstrem yang melanda Prancis sejak awal pekan ini diperkirakan memicu badai besar.

Pertemuan massa udara panas dan dingin dari Atlantik pada Kamis (18/6/2026) menjadi pemicu utama.

in1

>>> IHSG Fluktuatif Usai MSCI Pangkas Rating Informasi Pasar Modal Indonesia

Fenomena ini mengancam keselamatan peralatan elektronik rumah tangga, termasuk televisi. Risiko lonjakan arus listrik yang dibawa oleh petir menjadi perhatian utama.

Pengamat meteorologi mengkhawatirkan cuaca buruk ini akan membawa hujan deras, es besar, angin kencang, dan sambaran petir parah di beberapa wilayah lokal.

Masyarakat disarankan untuk mematikan dan melepaskan perangkat sensitif dari jaringan listrik.

Imbauan Ahli

"Di rumah, risiko langsung (badai) kecil jika kita tetap berada di dalam bangunan," ujar Emmanuel Wesolek, Presiden Keraunos, lembaga pengamat angin puting beliung dan badai parah Prancis.

Meskipun risiko langsung di dalam rumah tergolong rendah, tindakan pencegahan tetap sangat disarankan. Langkah proteksi mandiri perlu dilakukan saat badai mencapai puncaknya.

>>> Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa

"Menghindari penggunaan perangkat yang terhubung ke jaringan listrik atau saluran kabel selama episode badai yang paling intens," kata Emmanuel Wesolek.

Saran serupa juga dikeluarkan untuk memastikan seluruh perangkat elektronik yang rentan tetap aman. Berdasarkan laporan Marie France, mencabut kabel utama menjadi solusi paling efektif.

"Mencabut peralatan yang sensitif," tutur Emmanuel Wesolek.

Langkah ini dinilai mendesak karena televisi merupakan perangkat elektronik sensitif yang terhubung ke banyak jaringan, seperti antena atap dan kabel internet.

Sambaran petir dapat menyalur melalui jaringan tersebut.

>>> AS dan Australia Siap Adu Transisi Cepat di Laga Kedua Grup D Piala Dunia 2026

Pemutusan hubungan arus listrik bertujuan mencegah efek domino dari lonjakan tegangan. "Menghindari kerusakan yang terkait dengan lonjakan tegangan," pungkas Emmanuel Wesolek.