Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada pembukaan perdagangan Jumat (19/6). Pergerakan ini terjadi setelah MSCI mengumumkan penurunan penilaian aksesibilitas pasar modal Indonesia.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG sempat melemah 0,18% ke level 6.156,92.

in1

>>> Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa

Namun, indeks kemudian berbalik menguat 0,60% ke level 6.209,41 pada pukul 09.03 WIB.

Volume perdagangan tercatat sebanyak 2,20 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,5 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 139.437 kali pada pagi ini.

Papan perdagangan utama LQ45 juga menguat 0,41%. Sebanyak 323 saham menguat, 147 saham melemah, dan 187 saham stagnan.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan pergerakan tertinggi di LQ45, menguat 2,47% ke Rp 6.225 per saham.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) juga naik 2,16% ke Rp 1.420 per saham.

MSCI Soroti Transparansi Pasar Modal

MSCI menurunkan penilaian arus informasi pasar modal Indonesia dari positif menjadi negatif. Keputusan ini didasari kekhawatiran investor terkait aksesibilitas pasar akibat kurangnya transparansi struktur kepemilikan saham.

>>> AS dan Australia Siap Adu Transisi Cepat di Laga Kedua Grup D Piala Dunia 2026

Dalam laporan MSCI 2026 Global Market Accessibility Review, lembaga tersebut menyoroti enam isu utama. Pertama, informasi perusahaan tercatat tidak selalu tersedia lengkap dalam bahasa Inggris.

Kedua, terbatasnya transaksi efek menggunakan valuta asing karena belum ada pasar mata uang offshore yang efisien. Ketiga, investor asing tidak boleh mengakses fasilitas overdraft.

Keempat, fleksibilitas transfer aset saham hanya diperkenankan dalam kondisi tertentu. Kelima, akses peminjaman saham terbatas dengan jangka waktu maksimal 90 hari.

Keenam, pembatasan skema perdagangan short selling.

"Masalah terkait kelayakan investasi masih ada akibat keterbatasan transparansi dalam struktur kepemilikan saham serta perilaku perdagangan terkoordinasi yang mengganggu pembentukan harga yang wajar.

>>> Gelombang Panas Ekstrem Ganggu Sinyal TV Digital di Prancis

Informasi pasar saham yang terperinci tidak selalu diungkapkan dalam bahasa Inggris," tulis MSCI dalam laporannya.