Veri Irawan (33), warga Desa Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, menjalani perawatan intensif di RSUD Haryoto Lumajang setelah tertimbun sisa material awan panas guguran (APG) Gunung Semeru.

Korban mengalami luka bakar serius akibat kejadian tersebut.

in1

>>> Menkomdigi Apresiasi ICEC 2026 Bahas Ancaman Anak di Era Digital

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Isnugroho menjelaskan peristiwa terjadi pada Jumat (19/6) malam saat korban bersama sekitar 16 penambang lainnya melakukan aktivitas penambangan pasir manual di kawasan aliran lahar Gunung Semeru.

Saat berada di bawah Jembatan Gladak Perak, tumpukan material pasir yang masih menyimpan suhu panas tinggi tiba-tiba longsor dan menimpa tubuh korban pada Sabtu dini hari.

Rekan-rekan korban segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi Veri ke rumah sakit.

Wakil Direktur RSUD dr Haryoto Lumajang Wawan Arwijanto mengatakan korban telah mendapatkan penanganan medis intensif sejak tiba di rumah sakit.

Luka bakar yang dialami mencapai 80 persen.

>>> Presiden Prabowo Instruksikan Pemangkasan Masa Tunggu Haji

Tim medis telah melakukan operasi pembersihan luka bakar, memasang akses cairan, dan memberikan bantuan pernapasan karena dikhawatirkan terdapat cedera akibat paparan udara panas.

Kondisi korban masih kritis dan membutuhkan perawatan intensif.

Selain kerusakan kulit, tim medis juga mewaspadai kemungkinan gangguan saluran pernapasan akibat menghirup udara panas serta gangguan fungsi ginjal karena kehilangan cairan dalam jumlah besar.

Wawan Arwijanto menyatakan akan berupaya maksimal memberikan penanganan medis dan memohon doa dari masyarakat agar kondisi korban membaik.

Erupsi Gunung Semeru

Berdasarkan data PVMBG, Gunung Semeru erupsi disertai awan panas guguran pada Jumat (19/6) pukul 07.21 WIB dengan jarak luncur sejauh 4,5 km ke arah Besuk Kobokan.

>>> Transmart Full Day Sale Minggu Ini: Diskon Rak Besi Rp 1 Jutaan

APG Semeru kembali terjadi pada Sabtu pukul 03.01 WIB dengan jarak luncur yang tidak diketahui karena tertutup kabut.