Malaysia Uji Coba Jalan Bercahaya, Tapi Biaya dan Cuaca Jadi Kendala
>>> Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I 2026 Lampaui Rata-rata G20
Kendala Biaya dan Cuaca Tropis
Namun, antusiasme meredup secepat cat itu sendiri. Wakil Menteri Ahmad Maslan kemudian mengungkapkan bahwa uji coba di Selangor dan Johor tidak memenuhi harapan.
Masalahnya: biaya dan daya tahan.
Cat fotoluminesen berharga RM749 per meter persegi—hampir dua puluh kali lipat lebih mahal dari cat jalan putih standar.
Cuaca panas dan lembap Malaysia juga tidak membantu; peneliti dari MIROS dan studi internasional menemukan bahwa lapisan cat cepat rusak di iklim tropis, seringkali perlu diaplikasikan ulang dalam 18 bulan.
Dengan biaya tinggi dan umur pendek, pemerintah menghentikan rencana perluasan program ke 46 lokasi uji coba tambahan.
Pejabat berargumen bahwa uang lebih baik digunakan untuk memperbaiki lubang, mengecat ulang jalur yang pudar, dan meningkatkan infrastruktur secara umum.
"Kami telah mengujinya, tetapi tidak memenuhi standar para ahli kami," aku Maslan. Opini publik pun berubah; apa yang awalnya dianggap inovasi berubah menjadi frustrasi karena kebutuhan dasar terabaikan.
Warganet mengeluhkan bahwa memperbaiki jalan tidak rata, drainase buruk, dan rambu lemah jauh lebih penting daripada bereksperimen dengan cat bercahaya.
Masa Depan Jalan Bercahaya
Meski Malaysia mundur, ide ini belum mati.
Di seluruh dunia, peneliti di Universitas Teknologi Delft dan Institut Nasional Manajemen Infrastruktur dan Lahan Jepang terus menyempurnakan material fotoluminesen, berharap membuatnya lebih murah dan tahan cuaca.
>>> PB PASI: Pelatnas Multiyears Kunci Prestasi Atletik Berkelanjutan
Untuk saat ini, jalan raya bercahaya tetap menjadi hal baru—pengingat bahwa inovasi terkadang hanya bersinar terang dalam teori.
Update Terbaru
Belgia vs Iran: Tekanan Mental Bebani Kedua Tim di Piala Dunia 2026
Minggu / 21-06-2026, 05:51 WIB
Jeremy Doku Rencanakan Tinggalkan Timnas Belgia demi Kelahiran Anak
Minggu / 21-06-2026, 05:51 WIB
IHSG Bergerak Konsolidasi Setelah Evaluasi Aksesibilitas Pasar Global MSCI 2026
Minggu / 21-06-2026, 05:40 WIB
EA Sports Rilis Kode Redeem FC Mobile Juni 2026, Buruan Klaim
Minggu / 21-06-2026, 05:36 WIB
EA Sports Rilis Kode Redeem FC Mobile Juni 2026, Klaim Pemain OVR Tinggi Gratis
Minggu / 21-06-2026, 05:36 WIB
Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1, Puncaki Grup E Piala Dunia 2026
Minggu / 21-06-2026, 05:36 WIB
IHSG Menguat ke Level 6.177 pada Perdagangan Jumat
Minggu / 21-06-2026, 05:36 WIB
Jerman Amankan Tiket Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 21-06-2026, 05:26 WIB
Deniz Undav Bawa Jerman ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 21-06-2026, 05:21 WIB
HoYoverse Bagikan Kode Redeem Honkai Impact 3rd Juni 2026 Gratis
Minggu / 21-06-2026, 05:21 WIB
AAUI: Pembukaan Selat Hormuz Berdampak Positif bagi Asuransi Marine Cargo
Minggu / 21-06-2026, 05:20 WIB
Umat Muslim Mengkaji Lokasi Kehancuran Kaum Nabi Luth di Kawasan Laut Mati
Minggu / 21-06-2026, 05:08 WIB
Jerman Taklukkan Pantai Gading Berkat Dua Gol Denis Undav
Minggu / 21-06-2026, 05:08 WIB
IHSG Ditutup Menguat Tipis ke Level 6.177 Setelah Tinjauan MSCI
Minggu / 21-06-2026, 05:06 WIB






