Terapi Sel untuk Parkinson: Terobosan Baru yang Mengubah Hidup Pasien
Terapi sel untuk penyakit Parkinson telah mencapai tonggak penting.
Dua uji klinis terbaru menunjukkan bahwa sel punca yang ditransplantasikan langsung ke otak dapat bertahan, memproduksi dopamin, dan secara signifikan mengurangi gejala motorik.
>>> Ketahanan Pangan dan Jalan Pulang Warga Binaan Nusakambangan
Hasil ini merupakan terobosan besar setelah puluhan tahun penelitian.
Penyakit Parkinson adalah gangguan neurodegeneratif kedua paling umum di dunia, ditandai dengan kerusakan progresif neuron penghasil dopamin di substansia nigra otak.
Gejala klasiknya meliputi tremor, kekakuan otot, kesulitan berjalan, dan defisit kognitif. Terapi saat ini hanya berfokus pada kompensasi kekurangan dopamin dan tidak dapat menghentikan perkembangan penyakit.
Uji Klinis di Dua Benua
Menurut perkiraan GlobalData, jumlah pasien Parkinson di tujuh negara maju akan mencapai 3,15 juta pada 2033, naik dari 2,16 juta pada 2023.
Angka ini menunjukkan kebutuhan mendesak akan pengobatan inovatif.
Studi pertama dilakukan oleh BlueRock Therapeutics (anak perusahaan Bayer) pada dua belas pasien di Amerika Utara.
Para peneliti menggunakan sel punca embrionik yang diubah menjadi progenitor saraf, kemudian ditanamkan secara presisi di otak tengah.
Dr. Viviane Tabar, ketua departemen bedah saraf di Memorial Sloan Kettering Cancer Center dan salah satu pendiri BlueRock, menjelaskan bahwa tujuannya adalah menempatkan sel-sel ini tepat di tempat yang dapat membentuk koneksi fungsional dengan neuron lain.
Sementara itu, studi kedua yang dipimpin di Kyoto mengambil pendekatan berbeda namun sama menjanjikannya: tujuh pasien menerima suntikan sel punca pluripoten terinduksi (iPSC) yang berasal dari sel mereka sendiri.
>>> Pemprov Kepri dan Kemenpar Teken Kerja Sama Penataan Kawasan Gurindam 12
Metode ini menghindari masalah etika terkait penggunaan jaringan janin.
Update Terbaru
Ilmuwan Ungkap Rahasia di Balik Lengan Mungil T-Rex
Sabtu / 20-06-2026, 21:32 WIB
Anne Hathaway Umumkan Hamil Anak Ketiga, Pamer Baby Bump di Instagram
Sabtu / 20-06-2026, 21:32 WIB
Inggris Uji Coba Rudal Jarak Jauh Nightfall untuk Ukraina
Sabtu / 20-06-2026, 21:28 WIB
Timnas AS Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Australia
Sabtu / 20-06-2026, 21:28 WIB
Akademisi IAHN Mpu Kuturan: Minat Anak Muda Bangun UMKM di Singaraja Meningkat
Sabtu / 20-06-2026, 21:16 WIB
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
Sabtu / 20-06-2026, 21:11 WIB
Harga Kebutuhan Pokok di Singaraja Stabil Pasca-Galungan
Sabtu / 20-06-2026, 21:10 WIB
CORTIS Joget Kicau Mania di Allo Bank Festival 2026
Sabtu / 20-06-2026, 21:09 WIB
Gibran Beri Hadiah Sepeda dan Alat Musik untuk Peserta Pesparawi
Sabtu / 20-06-2026, 21:08 WIB
Brasil Siapkan Neymar Hadapi Skotlandia di Piala Dunia 2026
Sabtu / 20-06-2026, 21:08 WIB
Aroma Parfum Pilihan Ungkap Rahasia Karakter dan Kepribadian Anda
Sabtu / 20-06-2026, 21:08 WIB
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
Sabtu / 20-06-2026, 21:05 WIB
Malaysia Uji Coba Jalan Bercahaya, Tapi Biaya dan Cuaca Jadi Kendala
Sabtu / 20-06-2026, 21:05 WIB
Rekor Hujan Es Terbesar Sejak 1950, Frekuensinya Meningkat Akibat Pemanasan Global
Sabtu / 20-06-2026, 21:05 WIB






