Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI resmi menjalin kerja sama untuk menata kawasan Gurindam 12 di Kota Tanjungpinang.

Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dilakukan sebagai langkah strategis mengembangkan ikon perkotaan tersebut.

in1

>>> Aljazair Protes Resmi ke FIFA Usai Kalah dari Argentina

Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri Misni mengungkapkan kerja sama ini mencakup pemanfaatan lahan seluas 6.643 meter persegi.

Lahan tersebut akan digunakan untuk mendukung penataan lanjutan kawasan Gurindam 12 yang selama ini menjadi ruang publik strategis di ibu kota Provinsi Kepri.

"Kerja sama ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung percepatan penataan Kawasan Gurindam 12," kata Misni di Tanjungpinang, Sabtu.

Misni berharap kerja sama tersebut menjadi landasan bagi Pemprov Kepri untuk melakukan penataan yang lebih terpadu.

Dengan demikian, kawasan itu dapat menghadirkan ruang publik yang tertib, aman, nyaman, bersih, estetis, dan representatif.

Ke depan, kawasan Gurindam 12 akan dikembangkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang produktif.

Selain itu, tempat ini juga dirancang sebagai ruang interaksi sosial yang inklusif dan destinasi wisata perkotaan yang mencerminkan identitas budaya Melayu serta kemajuan Kepri.

>>> Kalidou Koulibaly Kritik Travel Ban AS yang Hambat Suporter Afrika di Piala Dunia 2026

"Dengan begitu, penataan kawasan Gurindam 12 diharapkan jadi magnet kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri," ucap Misni.

Sementara itu, Sekretaris Kemenpar Bayu Aji menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan di Kepri.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Kami melihat Kepri memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang sebagai destinasi unggulan nasional maupun internasional," ujar Bayu.

Ia menambahkan, kolaborasi yang kuat perlu terus dibangun untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.

Bayu berharap pemanfaatan lahan di Kawasan Gurindam 12 dapat mendukung penataan yang lebih baik sehingga memperkuat daya tarik wisata Kota Tanjungpinang.

>>> Indomobil eMotor: Insentif Dorong Penjualan Motor Listrik

Kemenpar siap terus bersinergi dengan Pemprov Kepri guna mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing.