Kanada harus kehilangan gelandang andalannya, Ismael Kone, untuk sisa turnamen Piala Dunia 2026.

Asosiasi Sepakbola Kanada (CSA) mengonfirmasi bahwa pemain berusia 23 tahun itu mengalami patah tulang tungkai bawah setelah ditekel keras dari belakang oleh pemain Qatar, Assim Madibo, dalam laga di Vancouver pada Kamis (18/6).

in1

>>> Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan PDIP Dicurigai

Pelanggaran tersebut berbuah kartu merah bagi Madibo, sementara Kone harus ditandu keluar lapangan. Ia kemudian menjalani operasi pada Sabtu (20/6) dini hari WIB dan dinyatakan berhasil.

Operasi Sukses, Pemulihan Total Diharapkan

CSA merilis pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa operasi untuk memperbaiki patah tulang tungkai bawah Kone berjalan sukses.

"Dia diperkirakan akan pulih total namun akan absen di sisa Piala Dunia 2026," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Klub pemilik Kone, Sassuolo, juga mengeluarkan rilis medis yang mengonfirmasi kesuksesan operasi. "Operasi perbaikan patah tulang di kaki kirinya berjalan sukses sepenuhnya.

>>> KORMI DKI Jakarta Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Menuju FORNAS 2027

Sang pemain akan memulai program rehabilitasi dalam beberapa hari mendatang," tulis Sassuolo. Manajemen dan seluruh elemen klub memberikan dukungan moral penuh untuk pemulihan Kone.

Regulasi turnamen tidak memungkinkan Kanada memanggil pemain pengganti karena batas akhir pergantian pemain non-kiper telah kedaluwarsa 24 jam sebelum laga perdana fase grup melawan Bosnia-Herzegovina pada 13 Juni lalu.

Kanada saat ini memimpin Grup B dengan empat poin dari dua pertandingan.

>>> Ketum PPP Mardiono Tegaskan Kader Harus Dukung Program Pemerintah

Mereka hanya membutuhkan hasil imbang melawan Swiss pada Kamis (25/6) untuk memastikan lolos ke babak 32 besar sebagai juara grup.