Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong lahirnya generasi pemimpin masa depan yang berintegritas, adaptif, dan mampu membawa Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Hal itu disampaikan Bima Arya saat menghadiri Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Sabtu.

in1

>>> Klasemen Piala Dunia 2026: AS dan Brasil Puncaki Grup

Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), akademisi, mahasiswa, dan berbagai perguruan tinggi di daerah itu.

Menurut Bima, keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang kelak menjadi pemimpin bangsa.

“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif.

Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata dia.

Bima menekankan bahwa ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

Dia juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.

>>> Maroko Tumbangkan Skotlandia Lewat Rekor Operan di Piala Dunia 2026

“Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.

Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.