Analis komunikasi politik Hendri Satrio menyoroti momen dalam video unggahan Instagram Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad.

Dalam video itu, Raffi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terlihat berbaur dengan pengamen jalanan setelah menonton pertandingan sepak bola.

in1

>>> Chelsea vs AC Milan di GBK: Duel Perdana Alonso dan Amorim

Menurut Hensa, sapaan akrabnya, momen itu seharusnya ditiru oleh pejabat lain.

Ia menilai turun ke lapangan dan merasakan kehidupan rakyat secara langsung memberi ruang bagi pejabat untuk memahami sisi emosional dan sosial masyarakat.

"Pejabat yang datang tanpa jarak protokoler dan mau ikut berbaur menunjukkan bentuk kepemimpinan yang lebih manusiawi," kata Hensa dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI tersebut menilai momen itu merupakan contoh nyata pejabat yang ikut merasakan kegembiraan masyarakat kecil.

"Kalau pejabat mau turun dan menikmati hal sederhana bersama rakyat, mereka akan tahu betapa kecilnya hal-hal yang membuat warga bahagia.

Ini bukan hanya soal pencitraan, ini soal mencicipi realita yang sehari-hari dialami jutaan orang," ujar Hensa.

>>> Delegasi Iran Berangkat ke Swiss, Desak AS Penuhi Komitmen

Pencitraan Positif vs Tanggung Jawab

Di sisi lain, Hensa mengamati bahwa momen serupa jarang dilakukan pejabat pemerintah. Kekhawatiran soal pencitraan sering menahan pejabat untuk tampil apa adanya di ruang publik.

Padahal, meski momen Teddy dan Raffi berpotensi dicap sebagai pencitraan, rekaman tersebut kerap menjadi catatan positif yang tersimpan lama di benak publik.

"Lebih baik dituduh pencitraan karena bernyanyi bersama pengamen daripada tidak pernah tahu bagaimana rasanya merayakan kemenangan kecil bersama-sama.

Pencitraan itu boleh-boleh saja, selama output-nya positif," kata Hensa.

Kendati demikian, ia mengingatkan perlunya keseimbangan. Kehadiran spontan di publik harus tetap disertai tanggung jawab akan kinerja.

"Perlu diingat kalau sudah menyatu dengan rakyat juga jangan lupa akan tanggung jawabnya dalam mensejahterakan mereka, itu penting dan kerap luput jika sudah memiliki massa," ucap Hensa.

>>> Gaya Busana 8 WAGs Timnas Brasil di Piala Dunia 2026

Ia pun berharap lebih banyak pejabat menunjukkan keberanian serupa, sembari menegaskan komitmen terhadap kesejahteraan rakyat.