Dokter Spesialis Ungkap Mayoritas Tumor Otak Primer Bersifat Jinak
Kekhawatiran masyarakat terhadap tumor otak sering kali dipicu oleh anggapan bahwa seluruh kasus penyakit ini bersifat ganas dan tidak dapat disembuhkan.
Padahal, sebagian besar tumor otak primer justru bersifat jinak serta dapat ditangani secara optimal jika ditemukan sejak dini.
>>> Maruarar Sirait Pastikan Bunga KPR Subsidi FLPP Tetap Lima Persen
Dokter spesialis bedah saraf RS Premier Bintaro, dr. Moch. Evodia Slamet R, Sp.
BS, menjelaskan bahwa tumor otak terbagi menjadi dua kelompok utama.
Kategori pertama adalah tumor primer yang tumbuh dari jaringan atau selaput otak, sedangkan kategori kedua merupakan tumor sekunder atau metastasis yang menyebar dari organ tubuh lain seperti paru-paru, payudara, dan tiroid.
"Berdasarkan data internasional, sekitar 72 persen tumor otak primer bersifat jinak, sedangkan 28 persen lainnya bersifat ganas," kata dr. Evodia dalam Media Gathering bertajuk Tumor Otak dan Tatalaknanya.
Ia menambahkan, baik jenis jinak maupun ganas tetap memerlukan perhatian serius karena posisinya berada di dalam rongga kepala yang terbatas.
Tekanan pada jaringan otak akibat kondisi tersebut berpotensi mengganggu berbagai fungsi vital pada tubuh manusia.
Perkembangan gejala penyakit ini kerap berjalan lambat sehingga sering diabaikan oleh penderita.
Beberapa indikasi yang perlu diwaspadai apabila terjadi secara terus-menerus dan semakin memburuk meliputi sakit kepala kronis yang disertai pandangan kabur, serta kejang yang baru pertama kali dialami saat usia dewasa.
Gejala lainnya adalah gangguan keseimbangan tubuh, kelemahan pada tangan atau kaki, penurunan kemampuan pendengaran, perubahan perilaku, muntah menyemprot, hingga penurunan kesadaran.
>>> BMW Pangkas Proyeksi Laba Akibat Tekanan Pasar China dan Konflik Timur Tengah
"Jangan mengabaikan gejala neurologis yang berlangsung kronis dan progresif. Pemeriksaan sejak dini dapat meningkatkan peluang keberhasilan terapi dan mencegah komplikasi yang lebih berat," ujar dr. Evodia.
Update Terbaru
PIHPS: Harga Cabai Rawit Rp76.300/kg dan Telur Ayam Rp29.950/kg
Sabtu / 20-06-2026, 09:44 WIB
Brasil Tekuk Haiti 3-0 di Piala Dunia 2026, Matheus Cunha Bintang Lapangan
Sabtu / 20-06-2026, 09:44 WIB
Polisi Amankan Dua Remaja Bawa Tembakau Sintetis di Jakbar
Sabtu / 20-06-2026, 09:40 WIB
GAC Indonesia Resmikan Dealer AION KS Tubun dan Jalin Kerja Sama dengan Grab
Sabtu / 20-06-2026, 09:36 WIB
ARTOTEL Harmoni Jakarta Luncurkan Paket School's Out Fun Stay untuk Libur Sekolah
Sabtu / 20-06-2026, 09:36 WIB
Pertagas Group Perkuat Pasokan Gas Bumi untuk Industri di KEK Sei Mangkei
Sabtu / 20-06-2026, 09:35 WIB
Prof Niken Ulupi Ungkap Alasan Telur Ayam Jumbo Dijual Lebih Murah
Sabtu / 20-06-2026, 09:35 WIB
Harga Emas Perhiasan Raja Emas dan Semar Nusantara 20 Juni 2026 Bergerak
Sabtu / 20-06-2026, 09:35 WIB
Rekomendasi Akhir Pekan: Jakalcer Fest hingga Pameran Keris Nasional
Sabtu / 20-06-2026, 09:30 WIB
Wamenko Pangan Dorong Integrasi Sawit-Sapi untuk Atasi Defisit Daging
Sabtu / 20-06-2026, 09:25 WIB
KBPP Polri: Sinergi Lintas Lembaga Kunci Jaga Stabilitas Nasional
Sabtu / 20-06-2026, 09:25 WIB
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118
Sabtu / 20-06-2026, 09:24 WIB
Harga Emas Antam Kembali Turun, Kini Rp2,668 Juta per Gram
Sabtu / 20-06-2026, 09:20 WIB
Andoni Iraola Hadapi Jadwal Berat Liverpool Musim 2026/2027
Sabtu / 20-06-2026, 09:20 WIB






