Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri periode 2026–2031 AH Bimo Suryono menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam menjaga stabilitas nasional.

Menurutnya, kerja sama antara DPR RI, pemerintah, otoritas keuangan, perbankan nasional, dan Polri menjadi faktor krusial di tengah dinamika ekonomi global dan meningkatnya aspirasi masyarakat.

in1

>>> Harga Emas Antam Kembali Turun, Kini Rp2,668 Juta per Gram

Bimo mengapresiasi langkah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang dinilainya aktif membangun koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan.

Ia juga membuka ruang dialog dengan mahasiswa untuk merespons isu-isu strategis nasional.

"Langkah yang dilakukan Bapak Dr. H. Sufmi Dasco Ahmad menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan mengedepankan kepentingan bangsa.

Komunikasi yang dibangun dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan merupakan bagian dari ikhtiar menjaga stabilitas nasional," kata Bimo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, konsolidasi antarlembaga diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik, memberikan kepastian hukum, serta menciptakan kepastian berusaha.

Hal ini termasuk dalam menyikapi isu strategis di sektor pertambangan, fiskal, dan penguatan sektor keuangan nasional.

Bimo menilai koordinasi yang melibatkan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), lembaga jasa keuangan, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dapat memperkuat fundamental ekonomi nasional.

>>> Andoni Iraola Hadapi Jadwal Berat Liverpool Musim 2026/2027

Sinergi tersebut berperan menjaga stabilitas sistem keuangan, memperkuat kepercayaan pasar, menjaga likuiditas, serta memastikan pembiayaan kepada dunia usaha dan masyarakat tetap berjalan.

Selain itu, kerja sama antara DPR RI, pemerintah, dan Polri juga penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi dan investasi.