Pengguna iPhone model lama menghadapi risiko keamanan permanen akibat celah tingkat hardware yang tidak dapat diperbaiki melalui pembaruan iOS.

Kerentanan yang dikenal sebagai eksploitasi checkm8 ini menyerang bagian bootrom, yaitu kode awal yang berjalan saat perangkat Apple diaktifkan.

in1

>>> SIG Raih Tiga Penghargaan HR Excellence 2026 Berkat Transformasi SDM

Komponen bootrom tertanam langsung pada silikon chip sehingga tidak mungkin dimodifikasi setelah masa produksi selesai.

Kondisi ini membuat Apple mustahil menghapus celah keamanan bawaan tersebut dari seluruh perangkat yang sudah beredar luas di pasaran.

Perangkat yang Terdampak

Eksploitasi checkm8 memengaruhi gawai Apple yang menggunakan chipset seri A5 hingga A11.

Beberapa model yang terdampak mencakup lini iPhone lawas dari seri iPhone 4S sampai iPhone X, termasuk sejumlah tipe iPad serta iPod touch yang memakai arsitektur serupa.

Sebaliknya, jajaran perangkat dengan chip generasi yang lebih baru dipastikan aman dari ancaman ini.

Apple telah memperbarui desain hardware pada generasi berikutnya segera setelah kerentanan tersebut berhasil ditemukan.

Ancaman dan Mitigasi

Meski demikian, ancaman checkm8 tidak serta-merta membuat perangkat dapat diretas dari jarak jauh secara instan.

Serangan ini membutuhkan akses fisik langsung ke perangkat serta prosedur teknis yang tergolong rumit jika dibandingkan dengan peretasan lewat jaringan internet.

>>> Rupiah Melemah, Bengkel Motor di Bekasi Sepi Pengunjung

Apple tetap mendorong para pemilik perangkat terdampak untuk selalu memasang pembaruan perangkat lunak terkini.

Langkah tersebut krusial demi memitigasi risiko dari berbagai celah keamanan lain yang kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber.

Pada tahun 2026, Apple bahkan meluncurkan pembaruan keamanan tambahan khusus untuk perangkat lawas yang sudah tidak mendukung versi iOS terbaru.

Pembaruan ini berfungsi memberikan proteksi ekstra dari serangan siber berbasis web yang menyasar sistem operasi usang.

Masyarakat juga diimbau lebih waspada saat membuka tautan atau situs web yang asing.

Banyak serangan digital modern kini memakai konten web berbahaya untuk membajak data pribadi dan informasi sensitif milik pengguna.

Langkah preventif lain yang disarankan adalah mengaktifkan sistem autentikasi dua faktor.

>>> OPPO A6c Resmi Meluncur di Indonesia dengan Baterai Jumbo 7.000 mAh

Pengguna juga diminta tidak memasang aplikasi dari toko pihak ketiga serta menghindari koneksi perangkat ke komputer atau aksesori yang tidak terpercaya.